Begini Upaya Pemkab Kotim Tangani Krisis Oksigen

krisis
INSPEKSI: Bupati Kotim Halikinnor bersama Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin dan Dandim 1015 Sampit Letkol CZI Ahmad Safari saat mendatangi PT. Samator Gas Industri Sampit, berkoordinasi terkait pasokan oksigen untuk RSUD dr. Murjani Sampit, Senin (26/7). (FOTO: ISTIMEWA/PROKOM KOTIM)

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin (Kotim) berupaya mencari solusi terhadap krisis oksigen medis yang terjadi di tengah pandemi Covid-19.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, Kotim saat ini sedang mengalami kekurangan pasokan oksigen. Hal itu karena kemampuan dari PT Samator Gas Industri sebagai penyuplai hanya mampu menyediakan 300 tabung oksigen.

Bacaan Lainnya

”Kebutuhan di rumah sakit per harinya saja 300 tabung oksigen,” ujarnya.

Selain menyuplai kebutuhan oksigen di RSUD dr Murjani Sampit, PT Samator Gas Industri juga menyuplai kebutuhan oksigen medis untuk RSUD dr Doris Sylvanus Palangaka Raya, rumah sakit di Seruyan Seruyan dan Katingan.

”Makanya saat ini mengalami krisis oksigen, karena suplai oksigen tidak hanya untuk Sampit saja,” terangnya.

Melihat kondisi ini, pihaknya telah menyampaikan kepada Pemerintah Provinsi Kalteng hingga pusat untuk mendapatkan solusi upaya pemerintah untuk menambah pasokan oksigen, agar kebutuhan oksigen di Kotim dapat terpenuhi.

Baca Juga :  Modus Baru, Alat Pemadam Api Diubah Tabung Oksigen, Dijual Online

”Semoga segera dapat solusi secepatnya, karena oksigen sudah menjadi keperluan masyarakat banyak dan memproduksinya diperlukan alat khusus,” ujarnya.

Menghadapi krisis oksigen medis, pihaknya berupaya agar di RSUD dr Murjani Sampit maupun puskesmas dapat mengoptimalkan penggunaan oksigen terhadap pasien yang dirawat.

Halikinnor berharap pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG) bisa disiplin melakukan isolasi mandiri di rumah, sehingga kebutuhan oksigen bisa ditekan dengan keadaan kritis oksigen medis yang terjadi saat ini.

Di sisi lain, Pemkab Kotim telah menyampaikan kepada Gubernur Kalteng agar oksigen yang dipasok ke RSUD dr Doris Silvanus Palangka Raya oleh PT Samator agar sementara dihentikan dan difokuskan untuk memasok kebutuhan oksigen di Kotim. Sebab Palangka Raya juga mendapatkan suplai dari Banjarmasin Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *