BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan Pekerja Dengan Kolaborasi APHTN-HAN

perluas perlindungan
KOLABORASI: Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo menandatangani Nota Kesepahaman bersama Ketua Umum APHTN-HAN Guntur Hamzah di gedung Plaza BPJamsostek, Jakarta, Selasa, 2 Agustus 2022. (Istimewa)

PANGKALAN BUN, RadarSampit.com – Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Anggoro Eko Cahyo menandatangani Nota Kesepahaman bersama Ketua Umum Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) Guntur Hamzah di gedung Plaza BPJamsostek, Jakarta pada Selasa, (2/8/2022).

Kesepakatan ini guna mempercepat perlindungan pekerja Indonesia yang belum terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dalam kesempatan itu Anggoro menyampaikan, dalam menjalankan mandat konstitusi BPJAMSOSTEK sebagai badan hukum publik membutuhkan dukungan dari seluruh stakeholder, termasuk APHTN-HAN.

“Target kami sampai tahun 2026 adalah 70 juta tenaga kerja aktif, dan memang kita melihat bahwa untuk mencapainya dalam 5 tahun merupakan tantangan yang tinggi. Tidak ada cara lain, kita harus bergandengan tangan untuk berkolaborasi baik dengan stakeholders maupun juga dengan asosiasi,” kata Anggoro.

Menurutnya yang menjadi ruang lingkup dari nota kesepahaman itu antara lain pengkajian peraturan perundang-undangan dan kebijakan di bidang jaminan sosial ketenagakerjaan, pembuatan naskah publikasi serta diseminasi informasi mengenai kebijakan hukum jaminan sosial ketenagakerjaan.

Sementara itu, Ketua Umum APHTN-HAN Guntur Hamzah menyampaikan bahwa APHTN-HAN dan BPJAMSOSTEK memiliki tujuan yang sama dalam memajukan masyarakat Indonesia, dan ini merupakan momentum yang baik untuk menjalin kerja sama yang saling menguntungkan.

Baca Juga :  M Bashar Undur Diri Sebagai Ketua DPRD Lamandau

“Alhamdulillah kami merasa terhormat dan bangga bisa berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan. APHTN-HAN ini adalah organisasi keilmuan yang tentu basisnya di kampus, yang senantiasa ingin untuk mengabdikan diri sebagai organisasi yang inklusif dan melibatkan banyak dosen-dosen dari fakultas hukum dari berbagai fakultas hukum di tanah air. Kita juga ingin berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara,” terang Guntur.

Pos terkait