Cegah Penyelundupan Narkoba, Polisi Awasi Jasa Pengiriman

narkoba
PEMUSNAHAN : Kasatres Narkoba Polres Kotim Kompol I Made Rudia (dua dari kanan) memimpin kegiatan pemusnahan barang bukti sabu di Mapolres Kotim, belum lama tadi. Dok.FAHRY/RADAR SAMPIT

SAMPIT, RadarSampit.com – Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan, peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) di bumi Habaring Hurung kian mengkhawatirkan.

Apalagi, para pelaku tidak menutup kemungkinan memanfaatkan jasa pengiriman (ekspedisi) sebagai sarana untuk menyelundupkan barang haram tersebut.

Bacaan Lainnya

Tim Cobra Satres Narkoba Polres Kotim sudah pernah mengungkap upaya penyelundupan narkoba melalui ekspedisi J&T.

Dalam pengungkapan tersebut, satu orang pelaku ditangkap beserta dengan barang bukti sabu-sabu yang dikemas seperti paket barang pada umumnya.

Sabu seberat 33,94 gram itu rencananya akan diedarkan di wilayah Kotim dan sekitarnya serta kabupaten tetangga yakni Katingan.

Saat diinterogasi, rupanya satu orang pelaku yang diamankan itu mengaku sudah berulang-ulang menggunakan jasa J&T sebagai sarana peredaran narkoba.

Kasatres Narkoba Polres Kotim Kompol I Made Rudia menegaskan, bahwa tidak akan ada ruang bagi para pelaku peredaran gelap narkoba.

Baca Juga :  Awas!!! Pencuri Sawit Kian Marak

Apalagi, saat ini pihaknya akan mengawasi setiap ekspedisi di Kabupaten Kotim untuk mencegah masuknya narkoba melalui jasa pengiriman.

”Ekspedisi saat ini menjadi sarana utama bagi peredaran narkoba. Jadi, ini akan terus kami pantau jangan sampai ada peredaran melalui saja tersebut,” ujar Rudia.

Rudia mengaku, bahwa di Tahun 2022 ini pihaknya belum ada mengungkap kasus peredaran narkoba melalui jasa ekspedisi.

Meski demikian, pihaknya tidak akan pernah lengah terhadap peredaran narkoba di Kabupaten Kotim, terutama pada setiap ekspedisi di Kotim.

Pos terkait