”Saya akan sampaikan apa yang diutarakan tersebut ke pusat. Apresiasi bagi mahasiswa. Apalagi aksi demo ini tidak hanya di Kalteng, tetapi Indonesia. Ini perjuangan untuk masyarakat, terutama terkait kelangkaan minyak goreng, penundaan pemilu, dan lainnya. Termasuk BBM. Aspirasi ini akan sesegera mungkin disampaikan ke kementerian dan DPR RI,” ujarnya.
Wiyatno juga menegaskan, pemerintah telah memastikan Pemilu 2024 tak ditunda. Hal tersebut disampaikan langsung Presiden. ”Beliau sudah terang benderang menyampaikan kepada menteri untuk berhenti membicarakan perpanjangan jabatan tiga periode. Yang pasti, apa yang disampaikan ini akan diterima dan percayalah disampaikan ke pemerintah pusat,” tegasnya.
Aksi yang sama juga dilakukan puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kapuas di Bundaran Raja Bunu, depan Kantor DPRD Kapuas. Ariadi selaku koordinator aksi, menyampaikan sejumlah tuntutan yang sama pada DPRD Kapuas agar disampaikan ke pemerintah pusat.
”Meminta pemerintah agar secepatnya menstabilkan harga kebutuhan pokok, serta kesediaan bahan pokok, karena kondisi ekonomi masyarakat sedang sulit akibat dampak pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih melanda Indonesia,” katanya. (daq/der/ign)








