Depresi Ditinggal Teman Merantau, Tukang Bangunan Tewas Gantung Diri

gantung diri
DALAM KANTONG MAYAT: Jasad Muhammad Ari Apriyansyah alias Zuki dievakuasi dari TKP di Pengambangan, Senin (22/4/2024). (Radar Banjarmasin)

BANJARMASIN, radarsampit.com – Kematian Muhammad Ari Apriyansyah (32) mengejutkan keluarganya. Zuki, sapaan akrabnya, memilih mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Zuki seorang tukang bangunan. Ia bunuh diri di rumah yang sedang direnovasinya di Jalan Pengambangan RT 5 Banjarmasin Timur. Jasadnya pertama kali ditemukan pemilik rumah, Ahmad Junaidi (54), Senin (22/4/2024) tadi.

Bacaan Lainnya

Korban tergantung di tangga rumah, arah naik ke lantai dua. Lehernya dijerat kabel antena yang diikat ke pagar tangga. Saat ditemukan, almarhum hanya mengenakan celana pendek.

Junaidi mengenal Zuki sebagai tetangganya, warga Kompleks Ahmad Yani 1 RT 22 Banjarmasin Timur. Haji Didi, demikian sapaannya, terakhir kali bertemu Zuki pada malam sebelumnya.

Sekitar bakda isya, Didi naik ke atas. Lalu ia teringat Zuki yang takut kegelapan. Ia lantas mengantarkan lampu dan menawarkan tikar, tapi Zuki menolak.

“Baru malam ini dia kembali menginap di sini. Sepekan sebelumnya, entah ia tidur di mana,” kisahnya.

Baca Juga :  Ayah Setubuhi Dua Anak Kandung Terancam Dikebiri Kimia

“Kalau saya sedang tidak di rumah, biasanya dia menginap. Tidur di lantai bawah,” sambungnya.

Rumah itu baru dibeli Didi, keluarga Zuki diupah untuk merenovasinya. Pekerjaan itu baru berjalan setengah bulan.

“Siang itu ia datang. Saya kaget karena sudah lama tak melihatnya. Tapi malam itu saya tidak melihat gelagat atau tingkah yang aneh,” ujarnya.

Namun, salah seorang kerabat mengaku sempat bertemu Zuki. Dalam kesempatan itu, Zuki meminta maaf. Namun ia tak menyangka itu merupakan sebuah “pamitan”.

Zuki berencana merantau ke Sulawesi, menyusul kawannya. Bahkan ia sudah mengurus dokumen kependudukan yang dibutuhkan. KTP itu baru diterbitkan 16 Maret 2024.

“Dia datang ke rumah saya, berucap hendak berelaan. Mencari suami saya, tapi kebetulan sedang tidak di rumah. Zuki bilang sampaikan permintaan maafnya,” kata seorang perempuan yang mengaku keponakan Zuki.

Dikonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Timur Ipda Partogi Hutahean mengatakan, keterangan paman korban bernama Juliannor (41), beberapa hari ini Zuki berkeluh kesah. Kecewa karena ditinggalkan teman yang mengajaknya merantau.



Pos terkait