Pengajian akbar yang digelar di Desa Sumber Makmur dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1445 Hijriah pada Sabtu (15/7) lalu, berlangsung meriah. Ratusan masyarakat berduyun-duyun mendatangi lokasi untuk mendengar ceramah Ustazah Mumpuni Handayayekti.
HENY, RadarSampit.com
Hujan gerimis malam Minggu lalu tak menyurutkan niat ratusan masyarakat Desa Sumber Makmur, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menghadiri ceramah ustazah yang dikenal humoris dengan pembawaan bahasa Jawa Ngapak yang lucu dan terkadang ‘nyelekit’ di hati pendengar.
Pengajian akbar tak hanya dihadiri masyarakat Desa Sumber Makmur, tetapi juga masyarakat dari desa lain. Bahkan ada yang datang dari Kota Sampit. Termasuk para pejabat, mulai dari Wakil Bupati Kotim Irawati, anggota DPRD Kotim, mantan Bupati Kotim Supian Hadi, dan lainnya.
Pengajian akbar dibuka dengan laporan panitia dan sedikit penyampaian dari Kades Sumber Makmur Ngadenan yang telah menjabat selama tiga periode atau 18 tahun. ”Saya sudah menjabat selama tiga periode. Sebentar lagi habis masa jabatan Desember tahun ini. Untuk itulah pada kesempatan ini saya mohon pamit apabila selama menjabat ada banyak kesalahan baik sengaja maupun tidak disengaja mohon kiranya dimanfaatkan,” ucap Ngadenan.
Ngadenan mengatakan, pemilihan pilkades serentak akan dilaksanakan pada 23 September 2023. Ada enam bakal calon yang akan maju menjadi Kades Sumber Makmur menggantikan posisinya. “Ada enam calon, dan satu calon gugur.
”Saya mendoakan siapa pun yang terpilih nantinya, saya harapkan bisa lebih baik dari saya dan dapat melanjutkan program saya yang belum selesai. Mudah-mudahan program saya yang belum selesai salah satunya rencana pembangunan box culvert senilai Rp500 juta untuk dua jembatan di Sei Kalidae terlaksana tahun ini,” katanya.
Berkaitan dengan kegiatan pengajian akbar yang diselenggarakan di halaman Masjid Sabilal Mutaqin, dia berharap masyarakat mendengar ceramah yang dibawakan langsung oleh Ustazah Mumpuni.
Wakil Bupati Kotim Irawati mengajak umat Islam di Kotim selalu berdoa dan terus berusaha berbuat kebaikan. ”Menyambut Tahun Baru Islam, kita semua berdoa semoga seluruh masyarakat Kotim, terutama masyarakat Kecamatan Parenggean dapat hidup aman, sejahtera di bawah perlindungan Allah SWT,” kata Irawati.
Irawati juga bersyukur atas kehadiran kakak kandungnya yang juga mantan Bupati Kotim periode 2010-2021 Supian Hadi, bisa ikut hadir.
”Supian Hadi, kakak ulun (saya) yang selama ini menjadi panutan saya dan memberikan masukan kalau saya salah melangkah dalam bekerja. Saya sendiri bangga, karena di tangan beliau Kotim bisa dikatakan maju. Semoga saya dan Pak Bupati Halikinnor bisa terus melanjutkan impian beliau (Supian Hadi),” katanya.
Usai sambutan Irawati, tibalah saatnya acara inti. Saat yang ditunggu-tunggu mendengar ceramah ustazah asal Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. Dia datang dari tanah Jawa secara khusus diundang panitia penyelenggara untuk memberikan ceramah.
Kepiawaiannya dalam berceramah tak perlu diragukan lagi. Dalam selingan ceramahnya, ia mengaku sudah berceramah sejak usia delapan tahun. Tepatnya di bangku kelas 3 SD.
Pembawaannya yang tegas, penekanan intonasi yang kuat dan lantang (nyaring) diselingi guyonan lucu dengan pembawaan ceramah khas bahasa Jawa Ngapak menjadi ciri khasnya.
Tak heran ada lebih dari ratusan masyarakat yang rela datang jauh-jauh, duduk lesehan beralaskan terpal dalam kondisi hujan gerimis dan fasilitas tenda yang tak mampu sepenuhnya menampung masyarakat yang hadir, tak lantas bosan mendengar ceramahnya.








