Evakuasi Warga Hebohkan Jagat Maya

Dikabarkan Kesetrum, Ternyata Sesak Nafas

evakuasi
EVAKUASI: Widodo salah seorang warga Kelurahan Raja yang dievakuasi menggunakan perahu karet ke RSSI Pangkalan Bun, Minggu (23/10) (Istimewa/Radar Pangkalan Bun)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Warga Pangkalan Bun dibuat heboh dengan beredar video salah seorang warga RT 02, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang dievakuasi dari kepungan banjir. Dalam video pendek tersebut, warga yangs edang sakit itu dikabarkan sebagai korban banjir yang tersengat listrik PLN, Minggu (23/10).

Video tersebut beredar cepat dan mendapat tanggapan luar biasa di dunia maya. Pria yang diketahui bernama Widodo tersebut dinarasikan akan dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

Bacaan Lainnya

Akhirnya kabar tersebut membuat gaduh, lantaran dalam beberapa hari terakhir beberapa korban banjir di wilayah Lamandau, Sukamara maupun di Kobar meninggal akibat tersengat listrik saat banjir melanda permukiman mereka.

Menanggapi video tersebut Lurah Raja, Supriyadi segera menyebarkan klarifikasi, ia menegaskan bahwa salah satu warganya itu dievakuasi bukan akibat tersengat listrik. “Itu tidak benar, warga kita itu dievakuasi lantaran menderita sakit sementara kondisi banjir sudah semakin mengkhawatirkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Ada 24.000 Lebih Warga Terdampak Banjir Di Kotawaringin Barat

Menurutnya pria yang digendong warga tersebut bernama Widodo yang berkebutuhan khusus sejak kecil, saat itu ia menderita sesak nafas dan dadanya sakit.

Melihat kondisinya yang makin mengkhawatirkan, akhirnya diputuskan untuk dirujuk ke rumah sakit guna perawatan lebih lanjut. “Informasi itu perlu saya luruskan agar tidak menimbulkan keresahan dan kita minta warga untuk berhati-hati ketika banjir terutama terhadap listrik,” pungkasnya. (tyo/sla)

 

 

 

 

Pos terkait