“Gedung baru ini dirancang dengan memberikan kenyamanan, diharapkan masyarakat yang berobat tidak seperti berobat ke rumah sakit, tapi seolah-olah sedang berada di pusat perbelanjaan, karena disediakan stand-stand makanan dan minuman. Hal ini untuk mengaburkan aroma obat yang menjadi ciri khas rumah sakit,” ujarnya.
RSUD Lamandau adalah satu-satunya bangunan bertingkat 5 di Lamandau yang dilengkapi lift dan menampilkan ornamen-ornamen di dalam gedung dengan ciri khas Suku Dayak Tomun dengan tujuan transfer on knowledge.
Gedung baru RSUD Lamandau terdiri dari lantai 1 sebagai IGD, ponek dan radiologi. Lantai 2 untuk ruang poliklinik rawat jalan dan laboratorium. Lantai 3 merupakan kamar operasi dan ICU, kemudian lantai 4 untuk kebidanan dan perinatologi. Lantai 5 merupakan ruang perawatan standar. Rooftop akan menjadi pusat kuliner outdoor dengan menggandeng UMKM. Sedangkan gedung lama tetap digunakan sebagai perawatan penyakit dalam dan anak. (mex/yit)








