Handphone Aparat Diperiksa, Cegah Judi Online di Lingkungan TNI dan Polri

judi online
PEMERIKSAAN: Aparat TNI dari Kodim 1016/Palangka Raya menjalani razia handphone untuk memastikan tak ada personel terlibat judi online. Hal serupa juga dilakukan jajaran Polresta Palangka Raya. (Istimewa)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Aparat TNI dan Polri di Kalimantan Tengah berupaya mencegah jajarannya terlibat dalam permainan judi online. Hal itu dilakukan dengan memeriksa secara detail handphone petugas untuk mengecek kemungkinan adanya aplikasi terkait judi.

Komandan Kodim 1016/Palangka Raya Letkol Arh Jimmy Hutapea mengatakan, judi online merupakan permasalahan serius yang harus ditangani dengan tegas.

Bacaan Lainnya

”Kami bersama perwira jajaran Kodim 1016/Palangka Raya akan terus bekerja bersama untuk memberantas kegiatan ini. Kami juga mengimbau seluruh anggota untuk mendukung upaya ini dengan tidak terlibat dalam perjudian dalam bentuk apa pun,” tegasnya.

judi online polisi

Jimmy mengatakan, langkah lanjutan akan diambil sesuai hasil pemeriksaan handphone anggota Kodim 1016/Palangka Raya dan melakukan tindakan hukum yang diperlukan terhadap prajurit yang terlibat judi online.

”Saya berharap langkah ini akan membantu mengurangi maraknya perjudian online dan memberikan perlindungan kepada anggota Kodim 1016/Palangka Raya dari dampak negatifnya,” kata Dandim.

Baca Juga :  Pemko Palangka Raya Jalin Sinergitas dengan Ditjen Perbendaharaan

Lebih lanjut dia mengatakan, pemeriksaan handphone dilakukan secara terstruktur dan profesional. Tujuannya mengidentifikasi unsur keterlibatan anggota dalam perjudian online.

”Saya menekankan agar anggota menghindari dan ikut serta mencegah. Jangan sampai terjerumus hal-hal yang tidak diinginkan karena judi online,” katanya.

Hal serupa juga dilakukan Propam Polresta Palangka Raya dengan merazia ponsel personel. Kasi Propam Ipda Yudi Wahyudi mengatakan, Polri terus menunjukkan keseriusannya dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan digital.

”Sebagai bentuk untuk mendukung hal tersebut, kami menggelar razia,” katanya.

Dia menambahkan, bentuk razia kali ini dengan memeriksa handphone petugas secara rinci. Dimulai dari pencarian google chrome dan aplikasi apa saja yang sudah terinstal. Razia yang diselenggarakan untuk mencegah praktik judi online dan menghindari personel terlilit pinjaman online. (daq/ign)



Pos terkait