Hidup Pas-Pasan, Nenek Renta Ini Malah Jadi Korban Gendam

gendam
Ilustrasi gendam

SAMPIT, radarsampit.com – Malang menimpa Wati, nenek berusia 65 tahun ini tak menyangka harus menjadi korban gendam (hiptonis) dan perhiasan miliknya raib dibawa pelaku.

Korban yang tinggal di Jalan Iskandar, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit ini hanya bisa pasrah lantaran kehilangan harta yang sudah lama ia miliki.

Bacaan Lainnya

Wati menceritakan, peristiwa itu terjadi saat dirinya sedang berjalan kaki, bermaksud pulang menuju rumahnya pada Kamis (25/4) pagi sekira pukul 06.30 WIB.

Sesampainya di Jalan Iskandar, tiba-tiba seorang pengendara motor menegurnya.

”Saat itu dia bilang kenal dengan saya. Saya pun diajaknya untuk ikut bersamanya naik motornya,” cerita Wati kepada Radar Sampit.

Di perjalanan, pria berbadan gempal itu mengaku berencana hendak membeli perhiasan untuk anaknya yang ingin menikah.

Baca Juga :  Banjir Kembali Melanda Kecamatan Arut Utara  

Tanpa disadari oleh korban, seperti terhipnotis, pelaku melepaskan cincin korban. Setelah berhasil mendapatkan perhiasan korban, si pelaku langsung kabur dan meninggalkan korban di pinggir jalan.

”Sadarnya pas dia kabur kalau cincin saya dibawanya. Saya sempat tidak tahu arah pulang. Untung saja ada orang baik mau mengantarkan saya pulang,” kata Wati.

Diketahui, Wati merupakan seorang yang sudah lama menjanda. Di kampungnya, Wati hanya bekerja sebagai buruh serabutan dan hidup sebatang kara.

Saat ini pun, Wati sudah tak mampu lagi mengais rejeki seperti dulu, dikarenakan faktor usia yang sudah tua.

”Mudah-mudahan pelakunya bisa sadar dan mau mengembalikan perhiasan milik saya,” harap Wati. (sir/fm)

 



Pos terkait