Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Kalteng Kunjungi Sukamara

sukamara,Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Kalteng,Kabupaten Sukamara,KPPN pangkalanbun,DAK Fisik dan Dana Desa tahun 2021,radar sampit
KUNJUNGAN KERJA : Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah saat menyerahkan Buku Kajian Fiskal Regional 2020 saat kunjungan kerja ke Kabupaten Sukamara, Kamis (18/3). (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

SUKAMARA – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah Hari Utomo berkomitmen untuk bersinergi dalam rangka percepatan penyerapan DAK Fisik dan Dana Desa tahun 2021 untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Hal itu disampaikannya saat kunjungan kerja ke Kabupaten Sukamara, Kamis (18/3) lalu. Kunjungan Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah beserta rombongan tersebut disambut Sekda Kabupaten Sukamara H. Sutrisno di aula kantor Bupati setempat.

Bacaan Lainnya

Dalam rombongan tersebut turut hadir Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pangkalan Bun Tjide Widiyarti, selaku instansi vertikal di bawah Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah yang merupakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa di tiga kabupaten wilayah kerja KPPN Pangkalan Bun yaitu Kabupaten Sukamara, Kabupaten Lamandau dan Kabupaten Kotawaringin Barat.

“Kunjungan kerja kami ke Sukamara adalah untuk berdiskusi terkait percepatan penyerapan DAK Fisik dan Dana Desa tahun 2021 guna mendorong pemulihan ekonomi nasional, di mana diketahui bahwa Kabupaten Sukamara mendapatkan alokasi anggaran untuk DAK Fisik Tahun 2021 sebesar Rp41.096.430.000 dan Dana Desa Tahun 2021 sebesar Rp39.753.175.000 yang akan disalurkan melalui KPPN Pangkalan Bun,” ungkap Hari Utomo.

Baca Juga :  Bapemperda Sampaikan Hasil Fasilitasi Raperda

Selanjutnya Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti pertemuan dengan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Penerima DAK Fisik dan Dana Desa pada Pemkab Sukamara yang dikemas dalam acara diskusi dan sharing session.

“Kita juga membahas permasalahan yang dihadapi daerah terkait penyerapan DAK Fisik dan juga Dana Desa sekaligus mencari solusi dalam upaya mempercepat penyerapan anggaran dan pelaksanaan kegiatan Pemerintah Daerah,” terangnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *