Karhutla Keraya Belum Padam Hingga Hari Kelima  

karhutla keraya
KARHUTLA: Kondisi hutan di Desa Keraya Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, yang terbakar, Sabtu (23/9/2023). (ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Memasuki hari ke lima, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga desa pesisir Kecamatan Kumai terus meluas. Api diketahui terus berkobar dengan disertai asap tebal, Sabtu (23/9/2023).

Personel BPBD Kobar, Manggala Agni, Balakar Huma Singgah Itah Mendawai, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) kesulitan menjangkau titik api mengingat akses yang sulit ditempuh dan luasnya lahan yang terbakar.

Bacaan Lainnya
Gowes

Diperkirakan luasan lahan berupa vegetasi semak belukar, ilalang, dan pohon yang terbakar sudah mencapai ratusan hektare. Satu-satunya jalan untuk memadamkan api melalui dukungan udara dengan helikopter water bombing.

Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kobar Martogi Sialagan menegaskan, api sudah tidak mungkin lagi dipadamkan melalui jalur darat, sehingga perlu dukungan dari udara dengan menggunakan water bombing.

“Sudah memasuki hari ke-5, soalnya akses tidak bisa masuk ke dalam, kepala api sudah terlalu jauh, hanya water boombing yang diharapkan, tapi helikopter masih fokus menangani daerah Seruyan dan Kotim,” ujarnya.

Baca Juga :  Kotim Terbaik Ketiga Anugerah Layanan Investasi 2023

Kobar telah mendapatkan kepastian bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan mengirimkan satu helikopter water boombing guna penanganan karhutla di pesisir Kecamatan Kumai pada Minggu 24 September 2023.

Sementara ini, tim gabungan tidak ada penanganan sementara di Bakau, Keraya dan Desa Sebuai, menunggu esok hari untuk bersama memadamkan dari udara dan darat.

Kondisi api terus menyala di tiga desa tersebut, padahal beberapa hari lalu sempat padam. Diduga ada faktor kesengajaan pembakaran lahan untuk bercocok tanam. “Setiap ada peristiwa karhutla di pesisir, informasi selalu diterima pada malam hari, kuat dugaan ada faktor kesengajaan,” pungkasnya. (tyo/yit)

 



Pos terkait