Limbah Sawit Perlu Diawasi Berkala

Limbah Sawit
Seorang pekerja harian di PBS Sawit di Kotim, ketika memanen tandan buah segar. (dok.radarsampit)

SAMPIT-Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Juliansyah    menegaskan agar Pemkab Kotim proaktif  mengawasi  pabik-pabrik pengolahan kelapa sawit. Terutama   di musim  penghujan.

Dikhawatirkannya, musim hujan akan menyebabkan limbah  di pabrik itu meluber dari kolam penampungan dan bisa merusak ekosistem di sekitarnya.

Bacaan Lainnya
Pasang Iklan

“Musim hujan   harus diantisipasi itu adalah dimana tempat pabrik CPO yang punya limbah. Dan kolamnya yang tidak mampu menampung sangat rawan  melubernya limbah ,”ujar politikus Partai Gerindra ini.

Dia melanjutkan,  pencemaran akibat limbah dari perusahaan perkebunan ini kadang membuat ekosisten di sungai itu menjadi rusak. Meski demikian,  hingga kini dia masih belum menemukan adanya pencemaran sungai berdasarkan hasil temuan pemerintah.

“Sejauh ini belum ada hasil temuan pencemaran oleh pemrintah daerah, kalaupun ada itu akan mendapatkan sanksi berat bahkan sanksi pidana,”tegas mantan Kepala Desa ini.

Baca Juga :  Lonjakan Covid-19 di Kalteng masih Terkendali

Juliansyah melanjutkan, limbah yang ada di pabrik hendaknya dikelola sesuai dengan standar. Menurutnya pemerintah harus aktif melakukan pengawasan,  agar jangan sampai limbah yang dihasilkan itu justru merusak lingkungan sekitarnya.

“Pengawasan memang harus berkala  melalui dinas,    karena itu kita minta pengawasan ini betul-betul maksimal kepada pengolahan  produksi dari sawit yang menghasilkan  limbah,”tandasnya.

Ia menambahkan, sanksi pelanggaran pencemaran limbah bisa berupa  pidana bagi perusahaan yang memang terbukti lalai maupun sengaja dalam menyebabkan kebocoran limbah,  hingga mengakibatkan pencemaran lingkungan.(ang/gus)



Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *