Menaker Serahkan Manfaat Layanan Tambahan BPJAMSOSTEK

JHT Berbentuk Bantuan Untuk Renovasi dan Kepemilikan Rumah

bpjs mlt
MANFAAT LAYANAN TAMBAHAN: Menaker Ida Fauziyah bersama Direktur Utama BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo dan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Haru Koesmahargyo, kembali menyerahkan MLT kepada para pekerja. (Istimewa)

PANGKALAN BUN, RadarSampit.com – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah bersama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Anggoro Eko Cahyo dan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Haru Koesmahargyo menyerahkan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) kepada para pekerja.

MLT merupakan fasilitas dari BPJamsostekkepada peserta program Jaminan Hari Tua (JHT) dalam bentuk Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) dengan besaran maksimal Rp150 juta, Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) maksimal sebesar Rp200 juta, serta Kredit Pemilikan Rumah (KPR) maksimal sebesar Rp 500 juta.

Selain itu peserta juga dapat memanfaatkan fasilitas take over KPR dari skema umum menjadi skema MLT untuk mendapatkan bunga yang lebih ringan.

Dalam kesempatan itu, Menaker Ida Fauziyah mengatakan, MLT merupakan program yang sangat baik dan dibutuhkan oleh masyarakat khususnya para pekerja guna memenuhi kebutuhan untuk kepemilikan rumah.

“Karena masyarakat butuh rumah yang layak dan dengan program ini kesempatan mendapatkan rumah yang layak dapat dipenuhi,” ujarnya.

Menurutnya dengan menjadi peserta BPJamsostek berarti pekerja tidak hanya memperoleh perlindungan dari risiko selama menjalankan pekerjaannya, namun juga bisa mendapatkan manfaat berupa kemudahan dalam kepemilikan rumah tanpa dikenakan iuran tambahan.

Baca Juga :  Dua Tiang Roboh, Listrik Kawasan Industri Tersendat

Oleh karena itu, Menaker mendorong BPJamsostek terus menyosialisasikan program mereka agar semakin banyak pekerja yang merasakan manfaat tersebut.

Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo mengatakan bahwa untuk meningkatkan penyaluran MLT, BPJAMSOSTEK telah bekerja sama dengan Bank Himbara salah satunya Bank BTN, serta Bank Daerah yang tergabung dalam Asosiasi Bank Daerah (ASBANDA).

Pos terkait