Menuju Sampit, Mobil Hantam Pemotor

Korban Tewas di Lokasi Kejadian

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya Iptu Eko Nurhanto
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya Iptu Eko Nurhanto, memperlihatkan sepeda motor yang dikendarai Imansyah, yang terlihat rusak berat.(dodi/radarpalangka)

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com – Kesekian kalinya, kecelakan lalu lintas di Jalur Tjilik Riwut Palangka Raya, kembali mengakibatkan nyawa manusia melayang. Kali ini terjadi tepat di kilometer 10, 5, Selasa (5/7) malam. Insiden itu menewaskan Imansyah (57) warga Jalan Tjilik Riwut KM 11. Dia tewas seketika di lokasi dengan kondisi memprihatinkan, bagian kepala luka parah hingga tengkorak kepala terbuka.

Kasat Lantas Polresta Palangka Raya Kompol feriza lubis melalui Kanit Gakkum Iptu Eko Nurhanto, Rabu (6/7) menyampaikan , peristiwa lakalantas itu terjadi setelah motor yang dikendarai korban oleng hingga terjatuh.

Bacaan Lainnya

Sebelum terjatuh, Imansyah menghindari mobil dijalur sama arah Palangka Raya. Saat itu ada mobil di depannya yang mengerem mendadak, hingga terjadi selip, lepas kontrol dan korban membanting ke kanan.

Lalu, korban jatuh ke lajur kanan dan di waktu bersamaan mobil dari jalur berlawanan menghatam bagian kepalanya, sehingga Imansyah meninggal dunia. Diketahui , pengemudi mobil Rusbandi (63) warga asal Kotawaringin Timur (Kotim). Saat itu mengendarai mobil  Innova KH 1208 FF dengan dua penumpang. Sedangkan almarhum mengendarai motor modifikasi Supra X KH 2658 AL.

Baca Juga :  Pemuda Ditemukan Membujur Kaku di Bukit Tunggal

“Luka korban mengakibatkan meninggal dunia,  yakni di bagian kepala,tulang tengkorak terbuka. Keterangan dari saksi, korban tidak menggunakan helm. Namun tetap kami terus melakukan penyelidikan mendalam,” sebut Eko.

Eko menerangkan, mobil Innova yang dikemudikan Rusbandi dari arah kota Palangka Raya menuju Sampit. Pada saat di kilometer 10,5, motor yang dikendarai Imansyah arah sebaliknya melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Lalu, ada mobil di depan mengerem mendadak, hingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan dan terjadi selip atau out of control.

Pos terkait