Minat Donor Berkurang, Stok Darah Sering Kosong

Selama pandemi Covid-19 antusiasme masyarakat Seruyan untuk mendonorkan darahnya menurun
DONOR DARAH: Sejumlah warga Kabupaten Seruyan saat mengikuti aksi donor darah yang digelar PMI Seruyan, Selasa (30/11). (ISTIMEWA/RADAR SAMPIT)

KUALA PEMBUANG – Selama pandemi Covid-19, antusiasme masyarakat Seruyan untuk mendonorkan darahnya menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Akibatnya, stok darah di PMI sering kosong.

“Semenjak ada wabah Covid-19 ini antusias masyarakat yang mendonorkan darahnya menurun, dibandingkan tahun normal sebelumnya. Maka dari itu kami mengajak masyarakat agar lebih antusias lagi untuk mendonorkan darahnya,” kata Sekretaris PMI Seruyan Ali Rahman  di Kuala Pembuang, Selasa (30/11).

Bacaan Lainnya

Menurutnya hal tersebut dapat dilihat dari antusias masyarakat setiap penyelenggaraan donor darah dalam dua bulan sampai tiga bulan sekali per tahunnya.

“Antusias masyarakat secara sukarela sangat diperlukan dalam donor darah darah ini, karena satu tetes darah sangat berguna bagi mereka yang membutuhkan,” ucapnya.

Ia juga menyebut bahwa ketersedian kantong darah di Kabupaten Seruyan sering kosong, sehingga kontribusi masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela sangat berharga.

Baca Juga :  Pembangunan Gerbang Baru Bandara H Asan Sampit Ditunda

“Ini harapan kami, kami juga berharap kepada pemerintah untuk memberi fasilitas bagi PMI yang nanti dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti Unit Transfusi Darah (UTD) dan Bank Darah,” harapnya. (hen/sla)

Pos terkait