PD Perpamsi Kalteng Gelar Bimtek Manajemen Aset BUMD Air Minum

PD PERPAMSI
BIMTEK: Wakil Ketua Bidang Kemitraan Air Minum, Perpamsi Pusat, Sapriansyah pada acara Bimtek Manajemen Aset pada BUMD Air Minum Kamis (22/6/2023) (Istimewa)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Pengurus Daerah (PD) Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Kalimantan Tengah, menggelar bimbingan teknis (Bimtek) manajemen aset pada BUMD Air Minum Kamis (22/6).

Ketua umum Perpamsi Pusat, Lalu Ahmad Zaini melalui Wakil Ketua Bidang Kemitraan Air Minum, Sapriansyah mengatakan bimtek ini dilaksanakan dengan harapan bisa menjadi sarana pembenahan dalam pengelolaan aset diseluruh masing-masing BUMD khususnya PDAM di Kalteng.

Bacaan Lainnya
Gowes

Ia menginginkan agar pengelolaan aset ini menjadi lebih baik apalagi di era digital sehingga berdampak juga terhadap mutu pelayanan.

“Untung di Kalteng kita lihat masih banyak BUMD Air Minum belum sehat dalam pengelolaan aset, maka melalui bimtek ini diharapkan bisa belajar dan meningkatkan untuk bisa menjadi sehat,” beber Sapriansyah yang juga selaku Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Arut Pangkalan Bun ini.

Baca Juga :  Pemilik Dipacari Selanjutnya Motor Dibawa Lari

Menurut Sapri kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Kobar, tentu menjadi suatu kehormatan apalagi Kabupaten Kobar juga menjadi rujukan dalam pengelolaan Perumdam Tirta Arut. Menurut Sapri di Kobar dan hanya sebagian kecil PDAM sudah dalam kondisi sehat maka harus terus ditingkatkan teknologinya dengan berbasis digital agar dapat terus meningkatkan mutu pelayanan.

Sementara itu, Penjabat Bupati Kobar, Budi Santosa menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai upaya dari Perpamsi pusat dan Kemendagri untuk menata kembali bagaimana pengelolaan aset bagi BUMD. Karena berdasarkan data masih banyak yang belum sesuai standar yang ada sehingga harus lebih ditertibkan.

“Ini dalam rangka menata kembali atau mengupayakan agar BUMD sehat kedepannya karena sesuai data banyak tidak sehat, BUMD yang sehat hanya disektor perbankkan maka ini harus didukung,”pungkasnya. (sam/sla)



Pos terkait