Pelajar Palangka Raya Diminta Jaga Kesehatan dan Pakai Masker

disdik palangka raya
SINERGI: Sekretaris Dinas Pendidikan Aprae Vico Ranan (batik hijau), dalam salah satu kegiatan resmi. (istimewa/radarsampit.com)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Masih terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), meskipun sempat diguyur hujan lebat, tetap jadi perhatian Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pendidikan setempat, untuk  terus mengingatkan seluruh sekolah agar menerapkan antisipasi dampak negatif dari paparan asap.

“Kita selalu mengingatkan untuk seluruh sekolah di bawah lingkup pemkot baik swasta maupun negeri. Seperti belum lama ini sudah mengeluarkan himbauan tentang menyikapi kondisi saat ini. Kami menekankan penggunaan masker bagi peserta didik (pelajar),” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayani,  melalui Sekretaris Dinas Pendidikan Aprae Vico Ranan, Rabu (6/9).

Bacaan Lainnya

Vico memamparkan, dan mengingatkan seluruh pihak untuk tidak membakar lahan, lantaran dampak negatifnya banyak.Salah satunya terkait Kesehatan, pendidikan dan hal lainnya.”Jadi sama-sama kita jaga lingkungan dan stop membuka lahan dengan cara dibakar. Berdoa agar karhutla semakin lebih kecil dan hilang,” harapnya.

Baca Juga :  DPRD Ajukan Pj Wali Kota dari Luar Lingkaran Politik

Ia menegaskan, mewajibkan pemakaian masker kepada semua warga sekolah terutama ketika beraktivitas di luar ruangan. Lalu,menghimbau anak-anak pelajar agar mengurangi aktivitas di luar ruangan.

“Kami juga meniadakan kegiatan upacara, olahraga dan senam bersama di luar ruangan apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan. Jika nantinya kondisi sudah normal maka kegiatan di luar ruangan kembali diperbolehkan,” sebutnya.

Vico melanjutkan, sesuai surat edaran pihaknya juga mengingatkan seluruh satuan pendidikan untuk memantau kondisi kualitas udara di Kota Palangka Raya, dengan aplikasi ISPUnet yang dikeluarkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup.

“Apa yang disampaikan sudah ditekankan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Langkah ini terus diingatkan agar tidak terjadi dampak yang berkelanjutan,” tegasnya.

Vico menjelaskan, surat pemberitahuan tersebut sudah diedarkan ke setiap sekolah agar dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya. Hal ini dilakukan agar para guru dan peserta didik tidak terkena gangguan kesehatan akibat menghirup udara yang kualitasnya menurun.

Pos terkait