Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan Pelajar di Palangka Raya

pengeroyokan
MASIH DIDALAMI: Sejumlah personel kepolisian mendatangi lokasi kejadian penganiayaan di Jalan Temanggung Tilung I, Palangka Raya. (Istimewa)

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Polresta Palangka Raya terus melakukan penyelidikan kasus pengeroyokan sekelompok orang terhadap sejumlah pelajar. Sejauh ini aparat baru meringkus dua pelaku dan masih memburu pelaku lainnya.

Selain menangkap pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa parang, serta pot bunga dan bak sampah yang digunakan untuk memukul kepala korban.

Bacaan Lainnya

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santoso melalui Kasi Humas Iptu Sukrianto mengatakan, sejumlah saksi telah dimintai keterangan.

”Sementara ada dua orang (yang ditangkap), tapi masih intensif dilakukan penyidikan terhadap keterangan tersangka dan saksi-saksi. Kemungkinan masih adanya pelaku lainnya,” ujarnya.

Seperti diberitakan, sejumlah remaja di Palangka Raya melakukan aksi barbar dengan mengeroyok empat pelajar. Peristiwa yang terekam kamera pengawas di Jalan Temanggung Tilung itu memperlihatkan brutalnya para pelaku menganiaya korban.

Seorang saksi kejadian itu, Ik, menuturkan, awalnya empat pelajar yang jadi korban duduk santai di depan sebuah toko. Tiba-tiba datang sekelompok orang. Empat remaja masuk halaman, empat lainnya menunggu.

Baca Juga :  Juni Kian Dekat, Segera Jemput Kepastian Porprov Kalteng di Sampit

Informasinya, para remaja itu mencari seseorang bernama Asman. Setelah menanyakan orang yang diburu, tiba-tiba pelaku langsung melakukan pemukulan terhadap salah satu korban, Yp, hingga mengalami luka-luka.

”Pelaku langsung memukul Yp dan lainnya. Mereka juga mengancam menggunakan sajam,”’ ujar Ik, Rabu (29/5/2024).

Ik melanjutkan, setelah melakukan pengeroyokan, para pelaku langsung kabur. Para korban yang sebagian menderita luka-luka lalu pulang.

Dari rekaman kamera pengawas berdurasi 2 menit 22 detik, tampak seorang pelaku menggunakan topi memukuli empat remaja laki-laki berstatus pelajar di toko tersebut satu per satu menggunakan tangan kosong.

Selain dipukul, korban juga ada yang ditendang di kepala hingga dipukul menggunakan pot bunga dan tempat sampah. Diduga para pelaku melakukan aksi tak terpuji tersebut dalam pengaruh minuman keras. (daq/ign)



Pos terkait