Ratusan Pelajar dan Guru di Kotim Jalani Tes Urine 

tes urine smkn 1 sampit
TES URINE: Pelajar SMKN 1 Sampit mengikuti tes urine sebagai upaya dini pencegahan narkoba di lingkungan sekolah, Senin (13/5/2024). (YUNI/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotim bekerjasama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kotim melaksanakan sosialisasi sekaligus tes urine bagi warga sekolah di SMKN 1 Sampit, Senin (13/5/2024).

Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kotim Irawati sekaligus menjabat sebagai Kepala BNK Kotim.

Bacaan Lainnya

Irawati mengatakan, sosialisasi dan tes urine yang dilakukan di lingkungan sekolah dalam upaya pencegahan narkoba terhadap anak-anak.

“Kami memberikan arahan, karena kami ingin anak-anak di Kabupaten Kotim ini menjadi anak-anak yang hebat bebas dari penyalahgunaan narkoba, karena mereka adalah generasi penerus bangsa,” kata Irawati.

Dirinya menambahkan, masa depan Kabupaten Kotim berada di tangan generasi muda. Karena itu dirinya tidak ingin masa depan mereka hancur karena obat-obatan terlarang.

“Kami menginginkan Kotim mempunyai masa depan yang cerah. Kotim nantinya dipimpin oleh mereka. Kami ingin jaga anak anak dari pengaruh narkoba,” tuturnya.

Baca Juga :  Dishub Kotim Bakal Tegur Truk Pengangkut Pasir tanpa Penutup

Tes urine di SMKN 1 Sampit diikuti oleh 90 orang tenaga pendidik dan sekitar 400 peserta didik. Sebelum di SMKN 1 Sampit, pihaknya lebih dulu melakukan kegiatan tes urine di SMAN 1 Sampit.

“Mohon maaf karena keterbatasan, jadi kami baru bisa melakukan tes urine di SMAN 1 Sampit, dan hari ini dilanjutkan tes urine di SMKN 1 Sampit, karena sekolah kejuruan ini juga merupakan sekolah favorit di Kotim. Nanti kita lihat hasilnya apakah ada anak-anak SMKN 1 ini ada yang menggunakan obat-obatan terlarang,  karena di situ hasilnya akan terlihat beda kalau memang dia dari obat-obatan atau obat-obatan terlarang, jadi akan ketahuan,” ungkapnya.

Apabila ada peserta didik di SMKN 1 Sampit ada yang terindikasi menggunakan obat-obatan terlarang, akan diserahkan kepada Satnarkoba untuk menindaklanjuti.

“Kita berikan arahan, kita didik agar bisa lepas dari narkoba. Karena kemarin juga ada yang seperti itu. Dari sampel yang pertama ada satu anak yang terindikasi narkoba. Setelah kita bina, sekarang sudah bersih dari narkoba. Saya berharap SMKN 1 anaknya hebat-hebat, tidak ada yg terindikasi memakai obat terlarang narkoba,” harapnya.



Pos terkait