Rombongan Balap Liar Kocar-kacir saat Digerebek Polisi

balap liar
Tujuh anak pelaku balapan liar mendapat hukuman push up di Mapolsek Kumai, belum lama ini. (istimewa)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Pebalap liar di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), berhamburan menyelamatkan kendaraannya saat mengetahui kedatangan anggota Polres Kobar.

Patroli usai sahur tersebut dilakukan karena banyaknya laporan warga yang resah oleh ulah para remaja yang kebut-kebutan usai salat subuh.

Bacaan Lainnya

Operasi menyasar pebalap liar tersebut berhasil menjaring 7 remaja yang sedang balapan liar di beberapa jalan di wilayah Kumai. Bukan hanya di ibukota kecamatan, tetapi sampai ke jalan utama menuju destinasi wisata Kubu.

Kapolsek Kumai AKP Firman Ernanto mengatakan, razia pebalap liar dilaksanakan di Jalan Pemuda seputaran Puskesmas Kumai dan Kantor Kecamatan Kumai, Jalan Pasir Putih Budaran Bahari Desa Sungai Kapitan Kecamatan Kumai, dan Jalan Pasir Putih TW Uning Desa Sungai Kapitan Kecamatan Kumai.

“Tujuh anak-anak kedapatan melakukan balapan liar. Mereka sudah kami tilang dan panggil orangtuanya untuk membuat pernyataan tidak mengulangi lagi di atas materai,” tegasnya.

Baca Juga :  Di Pangkalan Bun Ada Pagar Roboh Menimpa Rumah  

Seperti tahun-tahun sebelumnya, aksi balapan liar ini kerap terjadi pada subuh hari selepas sahur. Untuk hari biasa, balapan liar dapat dijumpai pada Sabtu tengah malam.

“Aksi balapan liar ini selain membahayakan keselamatan diri sendiri, juga keselamatan orang lain,” ujarnya.

Firman menegaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan guru-guru bimbingan konseling serta dinas terkait untuk memantau aktivitas anak-anak bulan yang penuh berkah ini, dan kalau bisa agar tetap berada di rumah.

“Untuk orang tua juga diminta agar mengawasi dan cek keberadaan anaknya. Apalagi seperti saat ini, pastikan anak ada di rumah,” imbaunya.

Untuk diketahui, selain tujuh remaja ini, ada satu motor yang mendapat teguran karena tidak melengkapi ketertiban dalam berkendara.

“Patroli ini akan terus dilakukan demi memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas,” pungkasnya. (tyo/yit)

 



Pos terkait