Saatnya Kotim Unjuk Gigi, Semoga Ada Bakal Calon Kepala Daerah di Pilkada Kalteng

ilustrasi pilkada
ilustrasi pilkada (net)

SAMPIT, radarsampit.com – Persoalan kultur politik di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dianggap berbeda dibandingkan kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.

Sebab, Kotim belum ada mencetak sejarah untuk perwakilan yang berhasil duduk di kursi Gubernur atau Wakil Gubernur Kalteng, termasuk anggota DPD hingga DPR RI. Padahal, pemilih di Kotim paling banyak di Kalteng.

Bacaan Lainnya

”Kotawaringin Timur merupakan kabupaten terbesar, baik dari segi penduduk maupun wilayahnya, tapi kultur politiknya unik sekali, karena tidak ada satu pun politikus yang dipilih untuk duduk di jabatan penting di kepala daerah Kalteng hingga perwakilan di Jakarta,” kata politikus senior di Kotim, Supriadi, Minggu (7/4/2024).

Menurutnya, selama pemilu, Kotim hanya sekadar partisipan politik. Pemilih menyumbang suara untuk wakil dari kabupaten lain. Dia menilai, dari politik masyarakat Kotim masih belum memiliki pemandangan yang sama untuk kompak membangun daerah dengan mengirimkan wakilnya di level daerah hingga nasional.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Desak Pusat Bangun Industri Kayu

”Padahal, dengan mendapatkan otoritas, kita dapat mengambil kebijakan, yang mana kebijakan tersebut dapat menentukan pembangunan strategis ataupun prioritas lainnya. Bukan hanya pembangunan berbasis kewilayahan atau kedaerahan,” jelasnya.

Dampak dari pilihan politik itu ke depannya, lanjut Supriadi, tidak menutup kemungkinan Kotim bisa tertinggal dibandingkan kabupaten lainnya di Kalteng. Pada saat ini pun sudah mulai terlihat, seperti halnya di bidang transportasi udara, kalah jauh dibandingkan kabupaten tetangga, Kotawaringin Barat.

”Itu salah satu contoh. Kenapa Kobar ini bisa? karena orang Kobar punya banyak putra daerahnya duduk di berbagai lini yang memiliki pengaruh untuk pembangunan di daerahnya,” ujarnya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kotim dua periode ini menambahkan, wilayah Kotim sangat strategis. ”Padahal, keberadaan Kotim sangatlah strategis di Kalimantan Tengah, dengan posisi di tengah wilayah barat Kalteng,” kata Supriadi.

Untuk itu, lanjutnya, Pilkada Kalteng kali ini merupakan momentum bagi Kotim bisa mengubah hal tersebut. Setidaknya untuk Pilkada Kalteng ada perwakilan Kotim yang bisa duduk dan terpilih.



Pos terkait