SIAP-SIAP!!! Pemkab Kotim Siapkan 10 Ribu Paket Pasar Murah

berburu elpiji subsidi
ANTRE: Warga yang berburu gas elpiji subsidi rela mengantre dan menunggu lama pada pasar murah yang digelar Pemkab Kotim. (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Menyambut bulan suci Ramadan 1444 Hijriah, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan menggelar kegiatan pasar murah yang rencananya akan diadakan di empat kecamatan.

”Menyambut Ramadan akan disiapkan 10 ribu paket yang nantinya tersebar di empat Kecamatan MB Ketapang, Baamang, Kotabesi, dan Mentaya Hilir Selatan. Untuk waktu dan tanggal pelaksanaan dan titik lokasinya masih belum ditetapkan,” kata Zulhaidir, Kepala Disperdagin Kotim, Rabu (8/3).

Bacaan Lainnya

Setiap paket kebutuhan bahan pokok terdiri dari beras kemasan 5 kg, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, dan mi instan. ”Nilai per paket Rp150 ribu. Isinya nanti disesuaikan dengan nilai barangnya. Yang pasti, di dalamnya ada beras, bawang merah, dan bawang putih yang memang sangat diperlukan untuk kebutuhan memasak sehari-hari,” ujarnya.

Selain pasar murah, Disperdagin Kotim juga bekerja sama dengan Bulog Cabang Sampit dan Koperasi Sepakat Mandiri, serta sejumlah distributor barang untuk menggelar pasar penyeimbang.

Baca Juga :  Curi Peralatan Mobil untuk Penuhi Kebutuhan Hidup

”Mulai awal Februari sampai sekarang, pasar penyeimbang terus digelar setiap hari di kawasan Pasar Eks Mentaya Teater, Jalan Jenderal Ahmad Yani,” ujarnya.

Dalam sehari, pihaknya mampu menyiapkan sejumlah komoditas pangan, seperti beras 5-7 ton. Ada beras pulen seharga Rp50 ribu per 5 kg dan ada beras pera seharga Rp 55 ribu per 5 kg.

Selain itu, ada minyak goreng yang disiapkan 200 dus (isi 12 liter per dus) per hari seharga Rp14 ribu per liter, bawang merah 200 kg dengan harga Rp38 ribu per kg, bawang putih 100 kg dengan harga Rp25 ribu per kg, dan gula 200 kg dengan harga Rp14 ribu per kg.

”Rata-rata setiap hari dari kegiatan Pasar Penyeimbang bisa menjual beras 2-4 ton. Semua komoditas pangan yang dijual dengan harga yang terjangkau dan tentunya sedikit lebih murah dibandingkan harga dipasaran,” ujarnya.

Menurutnya, hanya Kotim yang masih rutin mengadakan Pasar Penyeimbang setiap hari. Dari kegiatan itu terbukti dapat membantu menekan angka inflasi.



Pos terkait