Tak Terima Diputus Cinta, Pemuda Kalteng Ini Ancam Sebar Video Porno Mantan

ilustrasi video porno
Ilustrasi video tak senonoh

PALANGKA RAYA, radarsampit.com – Seorang mahasiswa berinisial DS (21) mengancam bunuh diri dan menyebarkan video porno mantan pacarnya, yaitu BG (21). DS juga merusak merusak barang-barang BG. Keduanya sama sama berasal dari Kotim yang kini kuliah di Palangka Raya.

Merasa terintimidasi, BG (21) berkonsultasi kepada Ketua Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng, Ipda Shamsudin (Cak Sam) pada Jumat (3/5/2024). BG menyampaikan ancaman dari DS yang tidak terima diputus cinta. BG ketakutan jika videonya disebarkan oleh mantan kekasihnya tersebut.

Bacaan Lainnya

“Selamat pagi, pak. Saya mau curhat/lapor mengenai pengancaman dari mantan pacar saya, pak. Soalnya dia sudah menghubungi keluarga saya, pak. Saya udah gak kuat. Ngancam menyebar video tidak senonoh pak dan ngancam mau bunuh diri.  Dia sudah nelpon orang tua saya pak. Ini bukti dia ngancurin barang saya pak,” kata BG saat menghubungi Ipda Shamsudin melalui pesan whatsapp.

Baca Juga :  Dana Awal Kampanye Dirilis, Peserta Pemilu di Kotim Disinyalir Banyak Tak Jujur 

DS pun dipanggil untuk ditanyakan tentang kebenaran ancaman tersebut.DS mengakui telah menekan BG melalui ancaman video yang ingin ia sebarkan. Rasa frustasi sempat membuat DP ingin mengakhiri hidup.

menasehati DS  tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum dan dilarang oleh agama.  “Cinta tidak bisa dipaksa. Siapapun orangnya tidak boleh memaksa seseorang untuk mencintainya kembali. Dunia tidak selebar daun kelor atau kelakai. Kalau sudah diputusin, lebih baik cari pacar lagi,” tutur Cak Sam saat menasehati DS.

DS akhirnya menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada BG serta berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. Keduanya diimbau agar peristiwa ini selesai sampai di sini.

Beberapa hari sebelumnya juga marak ancaman penyebaran video vulgar. Besar harapan Cak Sam agar wanita jangan mudah merekam bagian tubuh yang sensitif, agar tidak menjadi bahan intimidasi.  (rm-107/yit)



Pos terkait