Tiket Travel dan Bus Ikutan Naik, Segini Sekarang Besarannya

angkutan umum naik harga
PENUMPANG: Penumpang menaiki bus di Terminal Patih Rumbih Sampit, Senin (12/9). (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang diberlakukan sepuluh hari lalu  berdampak terhadap harga tarif tiket penumpang angkutan umum bus dan travel lintas kabupaten.  Kenaikan tarif tiket penumpang mulai diterapkan lebih dulu oleh Perusahaan Otobus (PO) Agung Mulia tepat saat diberlakukan penyesuain harga BBM terbaru pada Sabtu (3/9) lalu.

Semua rute tujuan mengalami kenaikan sebesar Rp 10 ribu. Sedangkan  rute Sampit – Banjarmasin dan Sampit – Martapura  mengalami kenaikan sebesar Rp 20 ribu -30 ribu per orang.

Bacaan Lainnya

Perjalanan rute perjalanan Sampit – Pangkalanbun dan Sampit – Palangka Raya dikenakan tarif sebesar Rp 130 ribu per orang. Sedangkan,, rute perjalanan dari Sampit – Banjarmasin dikenakan tariff Rp 280 ribu dari harga sebelumnya Rp Rp 260 ribu dan rute Sampit – Martapura sebesar Rp 360 ribu dari harga sebelumnya Rp 330 ribu per orang.

“Kami menerapkan harga tarif baru di hari itu juga saat BBM resmi dinaikkan pemerintah, kami juga ikut mengalami kenaikan demi menyesuaikan harga BBM terbaru,” kata Khairul, Admin Kargo PO Agung Mulia di Terminal Patih Rumbih, Senin (12/9).

Baca Juga :  Mantan Camat Divonis Empat Tahun

Tidak hanya tarif angkutan penumpang, pengiriman kargo juga mengalami kenaikan sebesar Rp 5 ribu per kg, dari Rp 35 ribu menjadi Rp 40 ribu per kg. “Harga umum dan harga langganan sedikit berbeda. Harga langganan biasanya dihitung per koli,” ujarnya.

Kenaikan harga tiket penumpang tak begitu membuat penumpang kaget. Pasalnya, pihaknya menyamakan kenaikan untuk seluruh rute perjalanan kecuali rute perjalanan terjauh seperti Sampit – Banjarmasin- Martapura yang berbeda.

“Penurunan penumpang tidak begitu berdampak. Karena, tiap hari penumpang tidak menentu kadang 10-15 per hari dari total 34 seat kelas executive. Akhir pekan yang biasanya selalu full penumpang,” ujarnya.

Kenaikan harga tarif penumpang angkutan bus juga direncanakan di PO Yessoe pada Minggu (4/9). Namun, karena PO Yessoe memberikan ruang bagi masyarakat (pelanggan) untuk memberikan masukan dan saran, sehingga harga terbaru baru diberlakukan pada Selasa (6/9).

Pos terkait