Tingkat Inflasi Kotim mulai Turun 

inflasi,Kotim,Wabup Kotim,inflasi kotim,inflasi sampit,inflasi kalteng
Wakil Bupati Kotim Irawati mengikuti Rakor pengendalian inflasi secara virtual di Ruang Sampit Creative Hub Kantor Diskominfo Kotim, Senin (14/11). (yuni/radarsampit)

SAMPIT, RadarSampit.com-Wakil Bupati Kotim Irawati menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual di ruang Sampit Creative Hub Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotim, Senin (14/11) pagi.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetimpo dan dihadiri seluruh pimpinan daerah se-Indonesia di daerah masing masing.Kegiatan ini rutin dilakukan setiap minggunya dalam rangka evaluasi, mendengarkan arahan, dan intervensi pemerintah pusat terkait inflasi di seluruh daerah Indonesia.

Bacaan Lainnya

Usai mengikuti virtual Irawati menyampaikan,  tingkat inflasi di Kabupaten Kotim mulai turun, dan terus dipantau dinas terkait melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPID). Namun menurutnya pemerintah tetap harus waspada dan terus bergerak dalam mengendalikan inflasi agar tidak terlalu berdampak besar di masyarakat. Pemkab Kotim siap melakukan langkah-langkah konkrit terhadap inflasi daerah khususnya di Kotim.

Baca Juga :  Ratusan Warga PAdati Taman Kota, Dua Ribu Kupon Subsidi Langsung Ludes

“Untuk Kotim inflasi sudah menurun, tidak dikatakan lagi sebagai yang tertinggi inflasinya. Kalau dari rapat yang saya ikuti kita sekarang Kabupaten Kotabaru yang tertinggi inflasinya se Indonesia,” ujarnya.

Menurut Irawati, kegiatan operasi pasar mulai dengan melakukan pasar penyeimbang di Kecamatan-kecamatan telah berdampak pada penurunan angka inflasi.

“Karena kita sudah melakukan pasar penyeimbang, sekarang sudah yang ke 102, hari ini (kemarin) kabupaten menggelar pasar penyeimbang di Kecamatan Mentaya Hilir Utara,” paparnya.

Ditambahkannya, selain di kecamatan-kecamatan, kegiatan pasar penyeimbang juga hadir setiap harinya di kecamatan kota, tepatnya di pasar eks Mentaya Sampit.

“Kita gelar di semua kecamatan secara bergantian, sesuai dengan hasil survei tim, dimana kecamatan yang memang inflasinya masih tinggi, jadi kita melakukan pasar penyeimbang di kecamatan itu,” pungkas Irawati.

Pos terkait