Tukang Pijat Refleksi Ini Ditemukan Tak Bernyawa

Perantaua Asal Lampung

Petugas kepolisian Polresta Palangkaraya
Petugas kepolisian Polresta Palangkaraya, saat menunjukkan posisi ditemukannya jasad Slamet Riyadi (47) dalam posisi terlentang, Sabtu (25/2) malam.(istimewa)

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com– Warga di Jalan Manyar Raya Palangkaraya mendadak gempar, lantaran ditemukannya jenazah atas nama Slamet Riyadi (47) di dalam sebuah barak, dengan posisi telentang, Sabtu (25/2) malam.

Diduga, pria yang sehari-hari sebagai tukang pijat refleksi tersebut menghembuskan nafas terakhir lantaran sakit yang ia derita. Kasus itu kini sudah ditangani aparat Polresta Palangka Raya.

Bacaan Lainnya

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa melalui Kanit III SPKT Aiptu Feb Supriyanto menyampaikan, setelah menerima informasi dari masyarakat setempat,  pihaknya pun ke lokasi dan dari hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan atau adanya unsur pidana di tubuh almarhum.

Selain itu di lokasi kejadian, petugas menemukan berbagai obat-obatan dan suplemen di dekat jenazah. Diketahui pria ini tinggal seorang diri dan kerabatnya berada di Lampung.

”Ditemukan di barak di Jalan Manyar dengan posisi terlentang dan memegang dada. Namun tidak ada unsur dugaan tindak pidana. Saat ditemukan memakai baju dan celana dengan posisi terlentang di tempat tidur,” ujar Feb Supriyanto.

Baca Juga :  Telan Ayam Hidup-Hidup, Ular Piton Tiga Meter Ditangkap

Selain itu dari informasi dihimpun pihaknya, almarhum juga memiliki riwayat menderita asam lambung serta jantung dan biasanya sering nongkrong dengan para tetangga barak.

Feb juga mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi bernama Muhammad Amin Ridho,  dia pertama kali mendatangi dan bertemu almarhum. Dan sebelumnya melihat rekannya itu terduduk di atas lantai beralaskan tikar.

”Ketika itu, belum ada menemukan kecurigaan sama sekali. Tetapi pada saat mendatangi kedua kalinya, saksi masih menemukan almarhum dengan posisi sama dan mendapati telapak tangannya membiru,” terangnya.

Mendapati hal itu, saksi kemudian memanggil saksi lain dan warga sekitar untuk membantu mengecek  kondisi almarhum. Dan denyut nadi memang tidak ada sama sekali. Sampai akhirnya bersama warga lainnya  melapor ke polisi dan jenazah dievakuasi.

“Almarhum dikenal memang baik. Riwayat sebelum ditemukan meninggal dunia baru keluar dari rumah sakit dengan keluhan darah rendah dan nafas tersengak-sengak. Untuk menelusuri atas kasus yang menewaskan Slamet Riyadi tersebut, jenazah kami bawa ke RSUD Doris Sylvanus guna pemeriksaan lebih lanjut,”papar Feb Supriyanto.



Pos terkait