Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. Hal itu mengingat jalan menjadi akses utama aktivitas masyarakat yang berdampak pada banyak hal.
HENY, Sampit | radarsampit.com
Pemkab Kotim mulai mengerjakan delapan paket proyek jalan. Tiga paket kegiatan dianggarkan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2024, meliputi Jalan Simpang Kalang -Tumbang Kalang, Jalan Kotabesi – Kandan – Camba – Simpur – Hanjalipan, dan Jalan Diponegoro Kecamatan Kotabesi.
Sesuai nilai kontrak kerja, Jalan Simpang Kalang -Tumbang Kalang dianggarkan sebesar Rp 14.035.000.000. Proyek itu digarap CV Riwut Tarung sebagai penyedia jasa atau kontraktor pelaksana.
Pekerjaan pengaspalan jalan sepanjang 3.400 meter dan lebar 5 meter dan tambahan agregat kelas b sepanjang 1.000 meter mulai dikerjakan mulai 21 Juni – 17 Desember 2024.
Kemudian, pengaspalan Jalan Kotabesi – Kandan – Camba – Simpur – Hanjalipan sepanjang 3.500 meter dan ditambah agregat kelas b sepanjang 1.000 meter dan lebar 5 meter. Alokasi anggarannya sebesar Rp12.393.000.000. Dikerjakan CV Amin Karya Jaya sebagai kontraktor pelaksana mulai 21 Juni-17 Desember 2024.
Selanjutnya, perbaikan Jalan Diponegoro di Kecamatan Kotabesi sepanjang 690 meter dan lebar 5 meter. Dianggarkan sebesar Rp2.607.000.000 dengan kontraktor CV Lintas Utama.
”Tiga proyek kegiatan menggunakan sumber DAK sudah mulai dikerjakan dengan masa kerja selama 180 hari kalendar terhitung 21 Juni-17 Desember 2024,” kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim Nur Aina, Jumat (19/7/2024).
Adapun lima paket proyek perbaikan jalan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit tahun anggaran 2023 dan 2024 mulai berkontrak dan sudah dilakukan pengukuran awal.
Di antaranya, di Jalan Bumi Raya dianggarkan sebesar Rp 5.467.926.000 yang dikerjakan sepanjang 3.400 meter pengaspalan jalan oleh PT Bangun Sarana selama 150 hari kerja. Terhitung 1 Juli – 27 November 2024.
Kedua, di Jalan Sawit Raya menuju Sport Center, lanjutan pekerjaan pengaspalan jalan sepanjang 1.700 meter dan lebar 5 meter dikerjakan tuntas dengan anggaran sebesar Rp4.817.421.375 oleh PT Bangun Sarana mulai 1 Juli-27 November 2024.
Ketiga, di Jalan Ir Soekarno (lingkar utara) – Desa Kandan dengan pengaspalan sepanjang 4.400 meter dan lebar 5 meter. Anggarannya sebesar Rp10.954.140.238, dikerjakan oleh PT Jasa Agra Persada mulai 1 Juli-27 November 2024.
Keempat, di Jalan Jalan SP2H – SP7H Kecamatan Parenggean yang dilakukan perbaikan aspal di spot-spot mulai dari Desa Karang Sari, Sumber Makmur, Bandar Agung dan Beringin Agung sepanjang 3.600 meter dan lebar 5 meter dengan anggaran Rp10.450.000.000 yang dikerjakan CV Hayak Basewut mulai 10 Juli-16 Desember 2024.
Kelima, di Jalan Poros Sawit – TPA di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Parenggean sepanjang 2.000 meter dan lebar 5 meter dengan anggaran sebesar Rp 6.793.000.000 yang dikerjakan oleh CV Hayak Basewut mulai 10 Juli-16 Desember 2024.
”Total ada tiga paket kegiatan perbaikan jalan dianggarkan menggunakan DAK Reguler dan 11 paket kegiatan dianggarkan menggunakan DBH Sawit tahun anggaran 2024. Tiga paket DAK sudah mulai berkontrak dan sudah mulai bekerja dan untuk paket kegiatan dari anggaran DBH Sawit sudah ada lima paket yang berkontrak, baru dilakukan pengukuran awal dan enam paket DBH Sawit lainnya akan mulai berkontrak minggu depan menggunakan sistem e-katalog,” kata Aina.
Tahun ini total ada 178 ruas jalan dan 42 gang, yang terdiri dari 164 ruas jalan menggunakan anggaran APBD Kotim dan 11 paket kegiatan bersumber dari dana bagi hasil (DBH) sawit dan 3 paket kegiatan bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) yang dilakukan perbaikan.








