Warga Bakal Dibantu Miliki Rumah

Alokasikan 750 Unit Se Kalteng

Pembangunan rumah tipe 36 layak huni oleh pihak pengembang di pinggiran kota.(dok.radarsampit)

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) terus menargetkan pembangunan rumah layak huni untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Bahkan untuk tahun 2021 ini, pemerintah tetap menjalankan pembangunan sebanyak 750 unit rumah layak huni yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota. Program tersebut pun tetap dijalankan, sekalipun pada saat yang bersamaan anggaran pemerintah difokuskan untuk penanganan dampak-dampak pandemi Covid-19.

“Pemerintah provinsi terus berkoordinasi intensif dengan pusat terkait penyediaan rumah yang layak huni  untuk memastikan masyarakat Kalteng dapat menikmati kehidupan yang layak,” kata Gubernur Sugianto Sabran, kemarin.

Pemerintah provinsi mengklaim persentase rumah layak humi di Kalteng terus mengalami peningkatan seiring dengan pelaksanaan program di bidang kesejahteraan masyarakat terbut. Hal tersebut dapat dilihat dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), yang menunjukan persentasen peningkatan rumah layak huni di Kalteng tiap tahun.

Disebutkan, pada 2017 rumah layak huni meningkat 42,17 persen, kemudian pada 2018 kembali meningkat ke angka 43,79 persen, dan pada 2019 meningkat lagi menjadi 47,90 persen, hingga pada 2020 lalu tercatat peningkatannya mencapai 51,97 persen.

“Angka ini akan terus meningkat mengingat perhatian pemerintah dalam hal peningkatan dan pemerataan pembangunan di Kalteng,” ucapnya.

Selain pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah, program perumahan pemerintah juga diperuntukan bagi veteran pejuang dan janda pejuang yang belum memiliki tempat tinggal yang layak huni.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *