Arena Olah Raga Tertutup Bakal Dievaluasi

Arena Olah Raga Tertutup Bakal Dievaluasi
LATIHAN: Salah satu kegiatan olah raga di ruang semi tertutup di Pangkalan Bun.(int)

PANGKALAN BUN- Dalam masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kabupaten Kotawaringin Barat  (Kobar), semua kegiatan yang sifatnya berpotensi kerumunan di larang. Termasuk, penggunaan tempat olah raga dalam ruangan juga bakal dievaluasi.

Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah menjelaskan, dalam pemberlakukan PPKM ternyata banyak masyarakat yang mendukung dengan berbagai kegiatan yang dilakukan tim Satgas Cocid-19.  Sehingga Satgas juga banyak dapat saran dan masukan.

Termasuk yang terbaru,  soal kegiatan aktivitas olahraga dalam ruangan tertutup dengan jumlah orang yang banyak. Hal ini juga masih terjadi di Pangkalan Bun Kabupaten Kobar.

“Soal  aktivitas kegiatan olahraga di dalam ruangan yang banyak orang ini kita tampung dan segara kita avaluasi,” tegas Devy Firmansyah.

Menurutnya,  olahraga memang sangat bagus untuk menjaga kebugaran tubuh dan meningkatkan imun. Hanya saja, mengenai lokasi tempat olah raga dalam ruangan tertutup  dengan jumlah peserta olahraga yang banyak, bisa  berpotensi melanggar prokes.

“Seperti sejumlah sanggar senam maupun tempat gym akan segara kita evaluasi. Sebenarnya bisa saja buka asalkan dengan pembatasan peserta,” tambah Devy.

Baca Juga :  Upah Minimum Kabupaten Lamandau Naik Tipis

Namun kedepan lanjutnya,  jika dalam evaluasi ternyata ditemukan sejumlah pelanggaran, maka pihaknya menyarankan agar dilakukan penutupan atau membuka tempat olah raga dengan menerapkan standar prokes yang ada.

“Namun Kapolres tidak melarang aktivitas olah raga. Justru Kapolres juga mengajak masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat, dengan mengkonsumsi makanan dan minuman bergizi diimbangi dengan istirahat dan olah raga yang cukup. Karena kuncinya saat ini menjaga imun,  agar tetap sehat terhindar dari virus,” pungkas Devy Firmansyah. (rin/gus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.