Berbeda Misi, Dua Kubu Gelar Demo di Kantor Gubernur Kalteng

demo gerak vs geram kalteng
BEDA MISI: Dua kubu massa menyampaikan aspirasi di depan gerbang Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (10/11). (DODI/RADAR SAMPIT)

”Kami juga berkeinginan agar pemerintah menyelesaikan berbagai persoalan di Kalteng terkait food estate. Juga mewujudkan daya saing SDM dalam sektor pendidikan dan kesehatan. Termasuk terkait regulasi tambang rakyat, hingga menyuarakan RUU Masyarakat Hukum Adat,” katanya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kalteng Katma F Dirun mengatakan, Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng merespons positif penyampaian aspirasi oleh masyarakat dan mahasiswa. Hal tersebut merupakan bagian dari demokrasi.

Bacaan Lainnya

”Pak Gubernur sangat apresiasi atas semua saran dan pendapat masyarakat. Makanya kemarin, di sela kesibukan sudah mengundang organisasi kemahasiswaan, kepemudaan, dan kemasyarakatan. Nah, yang aksi ini tidak datang. Padahal sudah diundang. Kami pastikan Gubernur tidak mengabaikan masyarakat menyampaikan aspirasi,” tegasnya.

Katma mengatakan, Gubernur Kalteng berkomitmen meningkatkan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga pariwisata. Termasuk dalam penanganan banjir, Gubernur telah berkunjung di kabupaten terdampak, di antaranya Lamandau, Kobar, hingga Sukamara.

Baca Juga :  Dikunjungi Gubernur Kalteng, Jalan di Kawasan Pondok Pesantren Ini Bakal Diaspal

”Pemprov Kalteng komitmen atas hal itu. Terkait infrastruktur itu adalah urusan wajib dasar, termasuk sosial, kesehatan, pendidikan hingga keamanan. Infrastruktur dalam periode beliau sangat maju pesat. Baik dari APBD maupun APBN. Contoh dekat adalah jalan layang di daerah Bukit Rawi,” katanya.

Katma menambahkan, urusan wajib dasar sudah dilakukan Pemprov Kalteng. Pasalnya, apabila itu tidak dilakukan, akan ada sanksi dari Presiden. ”Yakinlah pemerintah tidak tinggal diam dalam menyikapi berbagai persoalan dan situasi terkini di Kalteng,” tegasnya. (daq/ign)

Pos terkait