Radarsampit.com – Mabes TNI membantah kabar yang menyebut seorang perwira menengah Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI ditangkap polisi karena menjadi provokator dalam kerusuhan aksi demo pekan lalu. Sosok yang viral dalam foto tersebut diketahui adalah Mayor SS, yang saat itu tengah bertugas memonitor jalannya aksi.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menegaskan, Mayor SS tidak pernah ditangkap. Ia bersama empat anggotanya ditugaskan untuk melakukan pemantauan situasi di lapangan.
“Mayor SS saat itu melaksanakan tugas resmi. Narasi yang menyebut dirinya provokator hingga ditangkap polisi sama sekali tidak benar,” kata Freddy, Jumat (5/9/2025).
Freddy kemudian membeberkan kronologi keberadaan Mayor SS dan anggotanya saat kerusuhan pecah, Kamis (28/8) lalu. Sekitar pukul 15.25–17.05 WIB, mereka memonitor aksi massa yang bentrok di bawah Fly Over Slipi.
Selanjutnya, antara pukul 17.05–22.00 WIB, massa berhasil dipukul mundur oleh pasukan Brimob Polri ke arah Jalan Raya Pejompongan. Pada pukul 22.00–22.30 WIB, massa terpecah ke dua arah, yakni menuju pertigaan Pejompongan dan Bendungan Hilir (Benhil).
“Pada pukul 22.30–23.15 WIB, pasukan Brimob yang semula menghalau massa di Benhil kemudian memperkuat personel lain di Pejompongan. Mayor SS dan tim ikut bergerak mengikuti pergeseran pasukan Brimob,” jelas Freddy.
Sekitar pukul 23.25 WIB, Mayor SS dan rekannya memantau kondisi di area stasiun pengisian bahan bakar (SPBU). Saat itu, posisi mereka sempat terpisah sekitar 50 meter akibat kepulan gas air mata.
Freddy menegaskan, TNI berkomitmen menjaga profesionalitas dalam menjalankan tugas di lapangan dan meminta publik tidak terpengaruh isu menyesatkan.
Saat terpisah dengan anak buahnya, SS yang duduk di atas sepeda motor di pom bensin didatangi oleh personel Brimob. Mereka kemudian menarik SS dan hingga mendekat ke arah kendaraan taktis (rantis). Di situ terjadi percakapan antara SS dengan pimpinan personel Brimob yang menariknya. SS, kata Freddy, sudah menjelaskan bahwa dirinya adalah personel TNI.







