BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Para Korban Kecelakaan Cibubur Terima Pelayanan Optimal

lct bpjs ketenagakerjaan
LAYANAN MAKSIMAL: Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Roswita Nilakurnia saat memastikan Layanan Cepat Tanggap (LCT) kecelakaan kerja terimplementasi dengan baik. (istimewa)

Apabila peserta mengalami kecacatan, dirinya juga akan mendapatkan alat bantu (orthose) atau alat ganti (prothese), serta manfaat Return To Work (RTW) yaitu berupa pendampingan hingga pekerja dapat bekerja kembali.

Dalam kesempatan tersebut, istri dari peserta mengucapkan terimakasih kepada BPJAMSOSTEK yang telah menanggung seluruh biaya perawatan suaminya. Pihaknya merasa puas dan terbantu atas pelayanan BPJAMSOSTEK dan rumah sakit.

Wisnu Eko Pratono, perwakilan dari PT Extramarks Education Indonesia, tempat peserta bekerja juga turut mengucapkan apresiasi terhadap kesigapan BPJAMSOSTEK. Wisnu berharap dengan perawatan maksimal yang telah diberikan dapat mempercepat proses penyembuhan untuk dapat segera kembali produktif.

Mengakhiri kunjungannya, Roswita kembali mengingatkan bahwa risiko kecelakaan seperti ini dapat terjadi kepada semuanya, kapan dan di mana saja, oleh karena itu ia mengimbau kepada seluruh pemberi kerja untuk membekali diri dengan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dari BPJAMSOSTEK.

“Ini merupakan program dari pemerinah, untuk memastikan seluruh pekerja memiliki perlindungan dari risiko kecelakaan kerja. Dengan mengikuti program ini, pekerja dapat lebih produktif karena dirinya merasa tenang dalam bekerja,” tutup Roswita

Baca Juga :  Langsung Serang di Awal Debat, Cak Imin Kritisi Proyek Giant Sea Wall dan Soroti Persoalan Etik

Sementara itu Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pangkalan Bun, Yadi Hadriyanto menuturkan bahwa risiko kecelakaan seperti ini dapat terjadi kepada siapa saja, kapan, dan di mana saja.

“Ini merupakan program dari pemerintah dan diharapkan kepada seluruh pemberi kerja dan pekerja baik yang bekerja di sektor formal maupun sektor informal dapat menjadi peserta aktif BPJAMSOSTEK. Dengan mengikuti program ini, pekerja mendapatkan perlindungan dari berangkat kerja, selama kerja sampai kembali lagi ke rumah serta tentunya meningkatkan kenyamanan pekerja yang dapat meningkatkan produktifitas kerja,” tutur Yadi. (*)



Pos terkait