DASAR APESS!!! Sudah Gagal Juara, Inggris Justru Berdebar Menanti Sanksi

BERAKHIR RUSUH: Fans Inggris berkumpul di Leicester Square menjelang pertandingan final Euro 2020, Minggu (11/7) lalu. (WREUTERS/HENRY NICHOLLS)

LONDON – Sudah jatuh tertimpa tangga. Itulah yang sedang dihadapi tim nasional (timnas Inggris) saat ini.  Selain gagal mengakhiri puasa gelar di turnamen mayor selama 55 tahun, mereka juga terancam sanksi UEFA.  Yakni, sanksi larangan menggelar laga kandang tanpa penonton di ajang yang diselenggarakan UEFA.

Sanksi itu terkait empat insiden saat final Euro 2020 melawan Italia di Stadion Wembley, London Senin lalu WIB (12/7).  Di antaranya, invasi suporter, pelemparan benda ke lapangan, mem-boo lagu kebangsaan Italia, menyalakan flare dan pelanggaran protokol kesehatan.

Bacaan Lainnya

Pelanggaran itu kini diselidiki UEFA melalui Badan Kontrol, Etika, dan Displin UEFA akan mengusut kelakukan fans Inggris. Nah, hukuman tanpa penonton itu bisa saja berlaku saat Inggris tampil di ajang UEFA Nations League edisi 2022-2023.

Sanksi itu bisa berlaku untuk satu atau dua pertandingan kandang. Namun, Inggris tetap bisa menjamu Andorra dan Hungaria di kualifikasi Piala Dunia 2022.  Sebab, ajang itu di bawah kendali FIFA.

UEFA menegaskan, bahwa investigasi telah mereka lakukan terkait ulah pendukung Inggris di laga final melalui rekaman kamera di sekitar stadion.  Saat itu, ratusan suporter tanpa tiket nekat menerobos pintu masuk.  Bos FA atau Asosiasi Sepak Bola Inggris Mark Bullingham mengakui adanya insiden yang melibatkan ratusan suporter di laga final lalu.

”Ada banyak orang mabuk yang mencoba memaksakan untuk masuk (stadion, red),’’ kata Bullingham kepada Independent.

”Saya harus meminta maaf kepada fans yang kenyamanannya terganggu dan mereka yang harus mengatasi persoalan ini,’’ ujarnya.

Ini bukan kali pertama UEFA menjatuhkan sanksi kepada anggotanya saat pandemi Covid-19 melanda.  Bulan ini, mereka juga telah memberikan hukuman dua laga tanpa penonton buat Hungaria.  Hukuman itu dijatuhkan atas perilaku rasis dan homofobik pendukung Hungaria ketika berlaga di fase grup Euro 2020.  Selain tanpa penonton, Hungaria harus membayar denda sebesar EUR 100 ribu.

Tak hanya perilaku brutal sejumlah oknum suporternya.  Citra timnas Inggris juga tercoreng oleh sikap rasialis sejumlah fans mereka terhadap pemain berkulit berwarna.  Yakni Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka.  Ketiganya langsung mendapat serangan berbau rasialis di media sosial.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *