Demo Mahasiswa di Kalteng Malah Diapresiasi

Kapolda Kalteng,Unjuk Rasa Mahasiswa
Ratusan mahasiswa tergabung dalam organisasi kemahasiswaan di Kota Palangka Raya saat menggelar aksi yang berlangsung damai, tertib dan aman meskipun dengan penjagaan ketat aparat (dodi/radarsampit)

PALANGKA RAYA-  Kendati di ibu Kota Jakarta dan beberapa kota aksi demonstrasi mahasiswa menimbulkan kekerasan, hal itu berbeda dengan di Kalimantan Tengah. Meski diiringi aksi pembakaran ban,  aksi mahasiswa di  Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur maupun Kabupaten Kapuas, malah mendapat apresiasi.

Hal itu diutarakan  Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto, terutama kepada para mahasiswa yang menggelar aksi di halaman dan depan kantor DPRD Kalteng,Senin (11/4).

“Saya apresiasi atas aman, lancar dan tidak ada gangguan dalam aksi kemarin. Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan unjuk rasa yang berjalan dengan tertib, aman dan damai,” ujarnya, Senin (11/4) malam.

Menurutnya, hal itu tak lepas dari terjalinnya pendekatan komunikasi yang baik secara humanis antara pihak keamanan dan mahasiswa. ”Sekali lagi, saya selaku Kapolda Kalteng memberi apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh mahasiswa atas pelaksanaan unjuk rasa yang berjalan dengan tertib, aman dan damai,” tambah Nanang.

Diungkapkannya pula, melalui kerjasama yang terjalin baik antara mahasiswa dan pihak keamanan, membuat situasi bisa tetap terkendali. Sehingga mahasiswa bisa menyalurkan aspirasinya dan Polisi bisa memberikan pelayanan keamanan secara maksimal.

Baca Juga :  Aturan Teknis Kenaikan PPN Belum Turun

Kabidhumas Kombes Pol K. Eko Saputro menyampaikan, dengan  situasi demonstrasi yang berjalan dengan damai dan tertib, juga sehubungan dengan momentum bulan Ramadan, sehingga bagi masyarakat yang menjalaninya pun dapat terjaga kekhusukannya.

“Aparat kepolisian  mengedepankan pendekatan humanis kepada kelompok mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya. Untuk di Kalteng tidak ditemukan adanya tindakan represif kepada mahasiswa yang murni menyampaikan aspirasinya. Maka itu tetap terjaga dengan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif,” ujarnya.

Selain itu tambah Eko, mahasiswa menyampaikan aspirasi sesuai dengan aturan kebebasan berekspresi. Bahkan diterima secara baik oleh ketua dan anggota DPRD Kalteng,hingga mahasiswa membubarkan diri dengan tertib di depan Gedung DPRD Kalteng.

Pos terkait