Dibacok Suami, Telinga Perempuan di Lamandau Ini Nyaris Putus

ilustrasi pembacokan
ilustrasi

NANGA BULIK, radarsampit.com – Seorang wanita berinisial DS harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lamandau.

Ibu beranak 3 ini mengalami luka yang cukup serius akibat dianiaya suaminya AU menggunakan senjata tajam hingga mengakibatkan luka sayat di wajah dan tangan, telinga hampir putus.

Bacaan Lainnya

Peristiwa menggegerkan itu terjadi di Desa Bukit Raya, Wilayah Kecamatan Menthobi Raya, Kabupaten Lamandau, Jumat (18/8) pagi pukul 07.30 WIB.

Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono melalui Kasat Reskrim AKP Faizal Firman Ghani membenarkan kejadian tersebut dan saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.

“Ya benar kejadian itu terjadi di Desa Bukit Raya, pelaku sedang dilakukan pengejaran,” kata Faizal dikonfirmasi wartawan via WhatsApp.

Saat ditanya terkait motif penganiayaan, Kasat Reskrim belum bisa memberikan penjelasan secara gamblang. “Masih kami dalami,” ucapnya.

Dirinya menjelaskan bahwa pasca kejadian, korban masih dilakukan penanganan medis RSUD Lamandau. Karena lukanya cukup parah sehingga butuh tindakan operasi.

Baca Juga :  MIRIS!!! KPK Kian Memprihatinkan, Wakil Ketua KPK Terbukti Bohongi Publik Tak Disanksi

Di sejumlah grup media sosial (medsos) juga tersebar bahwa korban membutuhkan tambahan transfusi darah golongan A.

Terpisah, saat dikonfirmasi adik korban sekarang mengaku kebingungan, karena suami korban atau pelaku sudah kabur. Sementara butuh biaya sangat besar untuk perawatan dan operasi korban.

“Dulu juga pernah di-KDRT, tapi tidak sampai seperti ini. Kakak saya minta pisah, jadi mereka cekcok. Tapi dari dulu sering diancam, katanya kalau minta pisah bakal dibunuh,” beber adik korban yang namanya tidak mau dipublikasikan.

Cerita adik korban, kronologis kejadian bermula saat korban bersama suami dan dua orang anaknya sedang naik motor dari arah H2 menuju ke rumah ibunya.

Namun belum sampai tujuan, di tengah perjalanan, pelaku membelokkan kendaraan ke arah lahan, lalu membacok istrinya di hadapan kedua anaknya.

“Kakak saya menguatkan diri untuk berdiri dan mengajak anaknya lari. Sedangkan suaminya kabur bawa motor. Untung ada orang di lahan, sekitar tempat kejadian yang mau menolong korban,” ceritannya.



Pos terkait