Peningkatan kunjungan Mal Pelayanan Publik Habaring Hurung di Kota Sampit terus diupayakan. Bangunan megah milik Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur diharapkan dapat mempermudah segala urusan lebih efektif dan efisien.
HENY, Sampit | radarsampit.com
Mal Pelayanan Publik yang berlokasi di Jalan MT Haryono, Kota Sampit, Kalteng masih menjadi satu-satunya bangunan perkantoran termegah di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Bangunan berlantai tiga yang sudah dilengkapi lift itu diresmikan Bupati Kotim Halikinnor pada perayaan HUT Kotim yang ke-70 tahun, pada Sabtu 7 Januari 2023 lalu.
Lebih setahun sudah bangunan beraksen merah terang menghadap ke arah selatan ini beroperasi. Setelah sebelumnya berkali-kali gagal diresmikan karena terkendala anggaran.
Catatan Radar Sampit, bangunan gedung Mal Pelayanan Publik dikerjakan oleh PT Heral Eranio Jaya sejak 28 Juli 2018 dan dijadwalkan selesai pada 28 Juli 2020 dengan menelan anggaran Rp38.875.000.000. Anggaran ini belum termasuk interior, mebel, penyediaan lift dan bangunan pagar yang menelan dana miliaran.
Sesuai dengan site plan awal, pada sisi sayap kanan dan kiri bangunan berbentuk oktagon itu akan difungsikan sebagai tempat klinik orang sehat, ruang pelayanan, dan ruang pertemuan serta food court.
Lantai 1 dilengkapi dengan 12 ruang komersil, 1 ruang komersil utama, lima ruang klinik orang sehat, dan 3 ruang pelayanan. Sedangkan lantai 2 bakal dilengkapi 18 counter atau ruang bilik pelayanan, 5 ruang pelayanan, 3 ruang back office, 1 ruang auditorium, 1 ruang bermain anak, dan 1 ruang ibu menyusui.
Namun, setelah bangunan itu fungsional ada beberapa ruang yang beralih fungsi, salah satunya beberapa ruang di lantai dasar kini menjadi kantor Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Kotim. Sedangkan, ruang di samping Dekranasda yang akan difungsikan sebagai food court masih belum terwujud hingga kini.
”Secepatnya food court akan disediakan tahun ini. Food court ini nantinya akan dikelola koperasi karyawan letaknya di oktagon sisi timur. Yang menjadi sedikit kendala, pengurus koperasi tidak boleh PNS, makanya ditunjuklah tenaga kontrak yang nanti akan menjadi pengurus koperasi,” kata Mokhammad Ikhwan, Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kotim saat ditemui Radar Sampit di ruang kerjanya, Kamis (22/8/2024).
Penyediaan food court nantinya diharapkan dapat menjadi daya tarik pengunjung yang ingin berurusan ke Mal Pelayanan Publik sambil menikmati jajanan kuliner.
”Untuk sementara akan ada lima pelaku UMKM yang dilibatkan. Produk-produk setiap pelaku UMKM juga berbeda-beda, tidak boleh ada yang sama. Makanan minuman yang dijual juga kami harapkan berbeda dari yang lain dan kalau bisa hanya ada di food court MPP agar dapat menarik pengunjung agar datang ke MPP,” katanya.
Tidak hanya food court, koperasi karyawan nantinya juga akan menyediakan tempat fotocopy dan jual beli alat tulis kantor (ATK).
”Dalam waktu dekat, MPP juga akan menyediakan ATM Bank Kalteng yang letaknya di sebelah kanan pintu masuk,” katanya.
Ikhwan mengatakan, saat ini MPP sudah menyediakan 282 jenis layanan dari 33 penyelenggara layanan.
”Gerai Bank Syariah Indonesia digantikan Taspen. Insha Allah, bulan depan BBPOM Provinsi Kalteng mulai buka layanan di MPP dan juga ada Bea Cukai yang sudah MoU kerja sama, tinggal mencarikan tempatnya. Jadi, dalam waktu dekat ada tambahan menjadi 36 penyelenggara yang tentunya jenis pelayanan otomatis akan bertambah,” katanya.
Sementara itu, terkait kunjungan rata-rata berkisar 100-200 orang per hari. Kebanyakan kunjungan mengurus permohonan perizinan, administrasi data kependudukan, layanan BPJS Kesehatan dan pembayaran pajak kendaraan bermotor.








