Inilah Penyebab Korban Pencurian di Sampit Ini Enggan Lapor Polisi

pencurian
Ilustrasi pencurian/Jawa Pos

SAMPIT, radarsampit.com – Belum lama ini, aksi pencurian mengarah ke tempat usaha terjadi di Jalan Tjilik Riwut, Kecamatan Baamang, Sampit, Minggu (13/8) malam.

Sebuah toko penjualan ban sekaligus bengkel sepeda motor dibobol maling.

Bacaan Lainnya

Doni, selaku korban mengaku akibat aksi pencurian itu menyebabkan pihaknya mengalami perkiraan kerugian Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta (ralat, bukan Rp 7 juta). ”Uang itu sebelumnya disimpan di laci kasir di dalam toko,” kata Doni kepada Radar Sampit.

Doni menambahkan, sampai saat ini dirinya enggan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian. Alasannya, bahwa nominal kerugian yang dialaminya hanya sedikit.

”Biar aja lah. Kejadian ini tidak perlu dilaporkan kepada pihak berwajib,” ujarnya.

Padahal, masyarakat berhak melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila menjadi korban tindak kejahatan meski nilai kerugiannya kecil.

Baca Juga :  Baru Bebas Penjara, Maling Ini Beraksi Lagi

Berdasarkan laporan korban inilah, pihak Kepolisian dengan segera menindaklanjuti dengan penyelidikan guna mengungkap siapa pelaku kejahatan. (sir/fm)

 



Pos terkait