JAKARTA, radarsampit.com – Presiden Joko Widodo berambisi pada akhir jabatannya dapat melakukan upacara HUT Kemerdekaan Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN). Untuk itu kepastian hukum tanah di IKN dan pembangunan dikebut.
Rabu (5/6/2024) Presiden Joko Widodo menginap di rumah dinas menteri PUPR. Istana Kepresidenan memang masih dibangun. Dia menginap sejak sehari sebelumnya. Dua hari kemarin Jokowi memang berkegiatan di Kalimantan Timur. “Sunset sangat indah sekali dan ya suasana itu yang saya sampaikan. Tidur nyenyak sekali,” ungkapnya.
Jokowi menceritakan untuk perisapan 17 Agustus sudah hampir selesai. Dia memang berkeinginan upacara kali ini dilaksanakan di IKN. Dia dan rombongan pun melihat satu persatu lokasi yang akan digunakan.
“Pembangunan kira-kira pertengahan Juli yang di sini sudah siap dan akan mulai untuk persiapan 17 Agustus,” katanya.
Kepala Negara optimis kantornya akan selesai bulan depan. Sebab tinggal menunggu air. Bendungan Sepaku yang menjadi sumber air bagi warga IKN sudah diresmikan Selasa lalu (4/6/2024).
Dia menyatakan tinggal memasang pompa untuk menaikkan air dan dialirkan ke bangunan yang ada.
Jokowi juga berkomentar terkait dengan mundurnya Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe. Dia tidak khawatir mundurnya dua orang pimpinan Otorita IKN (OIKN) ini akan berpengaruh ke kepercayaan investor asing.
Kemarin, Jokowi juga melakukan groundbreaking beberapa tempat, yakni gedung kantor PT BTN, Nusantara Sustainability Hub, Bina Bangsa School Nusantara, PT Area Graha Andalan, dan PLN Hub.
Pada kesempatan ini, Jokowi membandingkan kualitas udara di IKN jauh lebih baik daripada di Jakarta. Kemarin pagi dia sempat memantau indeks kualitas udara di Jakarta dan menemukan fakta jika angkanya mencapai 176. “Di Singapura 44, Melbourne 38, Paris 38,” katanya. Dia meyakini di IKN tak jauh beda.
Dia kembali meyakinkan investor jika IKN ini dapat menjadi masa depan. Sehingga investasi di IKN sama saja membeli masa depan.
Pemerintah berkomitmen melakukan transformasi ekonomi hijau. Sehingga kendaran berbahan bakar fosil tidak boleh masuk. “Yang ada hanya electric vehicle,” ujarnya.
Dengan cara ini maka kualitas udara di IKN dapat dikendalikan.
Jokowi menyampaikan jika setiap ada investor masuk indonesia selalu ditanyakan apakah tersedia energi hijau. Dia menyadari jika indonesia memiliki potensi besar akan hal ini. “Tidak ada lagi yang menanyakan saya pakai PLTU dari batu bara,” ungkapnya.
Dia berharap adanya PLN Hub yang dibangun di IKN dapat mengumpulkan stakeholder lalu mengubah pola pikir agar beralih ke energi hijau.
Investasi di IKN dianggap menantang karena ada permasalahan status tanah. Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Agus Harimurti Yudhoyono menuturkan, terkait status atau kepastian hukum tanah di IKN, Kementerian ATR telah memberikan masukan-masukan.
Kementerian ATR siap untuk memberikan sertifikat tanah, tapi harus menjunjung tinggi prinsip clean and clear.
”Jangan sampai ada masyarakat yang merugi, belum mendapatkan ganti rugi,” paparnya.
Menurutnya, Kementerian ATR ingin mempercepat pembangunan di IKN. Namun tanpa menyakiti masyarakat. “Tidak boleh ada korban dalam pembangunan IKN, termasuk masyarakat lokal di sana,” tegasnya.
Terkait Wamen ATR yang menjadi Wakil Otorita IKN, dia menjelaskan bahwa keputusan Presiden Jokowi tersebut untuk meyakinkan pembangunan di IKN bergerak dengan baik dan berkelanjutan. “Saya memberikan support penuh. Saya kemarin panggil Wamen untuk memberikan masukan-masukan,” ujarnya.
Intinya, masih ada lahan yang harus diyakinkan statusnya. Dalam proses itu tidak boleh ada masyarakat dirugikan. “Itu saja ya,” terangnya. Namun, saat ditanya soal pembekuan transaksi tanah di IKN, dia tidak menjawab.







