Kapal Pesiar Singgahi Kumai, Turis Asing Keliling Pangkalan Bun

tarian adat sambut tamu asing
SAMBUTAN: Turis mancanegara disambut dengan tarian selamat datang saat mengunjungi Rumah Betang Pasir Panjang, Minggu (29/1). (IST/RADAR SAMPIT)

PANGKALAN BUN, radarsampit.com – Kapal pesiar MS Ocean Odyssey berbendera Bahama sandar di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Sabtu (28/1).

Kapal pesiar yang bertolak dari pelabuhan Lengkuas Belitung tersebut membawa 123 wisatawan mancanegara. Rencananya ratusan wisatawan itu akan mengunjungi beberapa destinasi wisata seperti TNTP maupun wisata yang ada di kota Pangkalan Bun.

Bacaan Lainnya

Direncanakan kapal akan sandar di Pelabuhan Panglima Utar selama dua hari, dan pada hari Sabtu kemarin para wisatawan diajak menyaksikan keindahan susur Sungai Sekonyer dan melihat pemberian makan individu orang Utan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Kotawaringin Barat, Bambang Sigit Purnomo mengatakan, wisatawan mancanegara itu, selain mengunjungi Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) juga akan mengunjungi beberapa destinasi wisata sejarah maupun kuliner di Kota Pangkalan Bun.

Baca Juga :  Racikan Miras Pencabut Nyawa Ternyata sudah Disebar

”Mereka di rumah Betang Pasir Panjang disambut dengan tari-tarian tradisional dan berbagai pertunjukan budaya lainnya,” ujarnya, Minggu (29/1).

Setelah itu, rombongan menuju Istana Kuning Pangkalan Bun, Istana Mangku Bumi serta mengunjungi Sungai Arut, serta pasar tradisional.

Plt Sekda Kotawaringin Barat Juni Gultom mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menyambut baik dan mengapresiasi kedatangan kapal pesiar di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Menurutnya, dalam kunjungan wisata kali ini ada sebuah terobosan baru yang dilakukan dengan mengadakan wisata ke Kota Pangkalan Bun (city tour). Hal itu menunjukkan atraksi baru bidang pariwisata di Kobar dewasa ini semakin baik.

”Terima kasih untuk semua pihak yang sudah bekerja sama memfasilitasi kunjungan kali ini lebih atraktif, dan kita berikan pelayanan terbaik sebagai promosi Indonesia khususnya Kotawaringin Barat di kancah Internasional,” tegasnya.

Ia berharap kunjungan wisata yang juga menyasar pasar-pasar tradisional tentunya akan berdampak terhadap perekonomian lokal teristimewa para pelaku UMKM yang menjadi salah satu soko guru ekonomi.



Pos terkait