KEREN!!! Radar Sampit Kembali Raih Penghargaan

radar sampit penghargaan bpjs
PENGHARGAAN: Jurnalis Radar Sampit Heru Prayitno menerima penghargaan sebagai juara harapan dalam lomba karya jurnalistik yang diadakan BPJS Kesehatan, Rabu (12/10).  (IST/RADAR SAMPIT)

Heru menuturkan, persiapannya tahun ini kurang matang dan sedikit mengalami kendala mencari narasumber yang tepat untuk diwawancara. ”Tahun ini menggarap tulisannya terlalu mepet, hari terakhir baru mengirim, makanya berita dikirim masuk kategori media online. Biasanya saya mengirim tulisan yang sudah terbit dalam kategori media cetak,” ujar jurnalis yang sudah berkarir di Radar Sampit sejak tahun 2008 ini.

BPJS Kesehatan memberikan penghargaan istimewa kepada 20 jurnalis media massa atas dedikasi dalam mengedukasi masyarakat mengenai Program JKN melalui berbagai pemberitaan. Para jurnalis tersebut adalah pemenang Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2022 yang digelar BPJS Kesehatan sejak bulan Juli 2022 lalu.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti mengungkapkan, penghargaan tersebut merupakan wujud apresiasi kepada para jurnalis media massa yang telah membuka wawasan masyarakat tentang pentingnya memilki perlindungan jaminan kesehatan, inovasi terbaru BPJS Kesehatan, serta pentingnya keterlibatan seluruh pihak untuk mendukung keberlangsungan Program JKN yang terbukti membawa banyak manfaat bagi bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Polisi Ciduk Pengedar Sabu Samuda

”Media massa ibarat jembatan yang menghubungkan BPJS Kesehatan, pemerintah, penyedia layanan kesehatan, tenaga medis, suara publik, dan berbagai stakeholders terkait lainnya. Kami harap melalui kegiatan ini, kolaborasi BPJS Kesehatan dengan para jurnalis media massa bisa kian solid, sehingga masyarakat bisa memperoleh informasi yang akurat dan berimbang. Apalagi saat ini arus informasi begitu pesat, sehingga sudah menjadi tugas bersama untuk memberantas hoaks dan menghadirkan informasi yang benar,” ujar Ghufron.

Lomba Karya Jurnalistik Tahun 2022 diikuti 163 peserta dari berbagai media massa lokal maupun nasional di Indonesia dengan total 202 karya. Untuk menjaga netralitas dalam melakukan penilaian, nama jurnalis dan media massa pada seluruh karya lomba yang masuk dihilangkan, sehingga bersifat anonim.

”Kami ingin semakin hari memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. Terima kasih juga kami ucapkan kepada rekan-rekan jurnalis media massa seluruh Indonesia atas kontribusinya dalam mendukung pelaksanaan Program JKN, termasuk dalam memberikan masukan yang konstruktif untuk meningkatkan pelayanan BPJS Kesehatan dari waktu ke waktu. Harapan saya, keberadaan jurnalisme positif bisa terus bertumbuh mencerdaskan bangsa Indonesia,” kata Ghufron.



Pos terkait