Keroyokan Garap Ujung Pandaran, Investor Tertarik Bangun Restoran dan Penginapan gara-gara Ini

Destinasi wisata andalan Kabupaten Kotawaringun Timur (Kotim) Pantai Ujung Pandaran bakal dikembangkan secara keroyokan
DIGARAP KEROYOKAN: Keindahan Pantai Ujung Pandaran yang menjadi andalan objek wisata Kabupaten Kotawaringin Timur menjelang sore hari, Sabtu (14/3). Destinasi itu bakal digarap secara keroyokan antara pemerintah dan investor. (RADO/RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Destinasi wisata andalan Kabupaten Kotawaringun Timur (Kotim), Pantai Ujung Pandaran, bakal dikembangkan secara keroyokan. Selain dari proyek pemerintah, Pemkab Kotim juga menggandeng investor untuk menambah fasilitas di lokasi itu dengan membangun restoran.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, seorang pengusaha besar berencana menginventasikan pembangunan fasilitas penginapan dan restoran. Fasilitas itu bakal menjorok ratusan meter ke tengah laut. Penginapan akan dibangun di kiri dan kanan jalan menuju restoran.

Bacaan Lainnya

”Baru saja ada pengusaha yang berminat membangun semacam anjungan menjorok ke arah laut. Di sana akan dibuat semacam restoran dan fasilitas lainnya. Saya persilakan saja mereka survei dulu,” kata Halikinnor, akhir pekan lalu.

Dia tak mengungkap sosok pengusaha yang dimaksudnya. Hanya saja, investor itu disebut-sebut telah menggarap proyek wisata di beberapa daerah Indonesia, salah satunya Kepulauan  Derawan di Berau, Kalimantan Timur.

Baca Juga :  Sering Terjadi Kecelakaan, Pengendara Diminta Taati Aturan

Menurut Halikinnor, pengusaha tersebut tertarik mengembangkan Ujung Pandaran setelah melihat tingkat kunjungan yang tinggi dari luar daerah, terutama saat akhir pekan. Bahkan, sejumlah penginapan yang sudah tersedia di wilayah itu, sampai kewalahan. Tak jarang pengunjung harus tidur di mobil atau mendirikan tenda di bibir pantai lantaran penginapan yang tidak tersedia lagi.

Lebih lanjut Halikinnor menuturkan, Pantai Ujung Pandaran sangat strategis dan akan terus dikembangkan. Pengembangan objek wisata yang berjarak sekitar 85 kilometer dari Sampit, Ibu Kota Kotawaringin Timur itu juga akan didukung penuh Pemerintah Provinsi Kalteng.

Pantai Ujung Pandaran menyuguhkan pemandangan alam yang indah, serta terdapat objek wisata religi, yakni makam seorang ulama. Wisata itu semakin banyak dikunjungi wisatawan lokal dan luar daerah, bahkan dari provinsi tetangga; Kalimantan Selatan.

Saat mengikuti Touring Jurnalistik yang digelar PWI Kotim Sabtu (12/3) lalu, Halikinnor bersama Sekretaris Daerah Fajrurrahman sempat berbincang dengan sejumlah wisatawan untuk meminta tanggapan serta masukan untuk peningkatan pelayanan di objek wisata tersebut.

Pos terkait