Lomba LKBB SMAN 1 Sampit Semarak

koran sekolah
TERBAIK: Para pemenang Taruna Wiyata Kartika Competition 2022 yang digelar dalam rangkaian HUT ke-60 SMAN 1 Sampit, Minggu (13/11).

SAMPIT, radarsampit.com – Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) bertajuk Taruna Wiyata Kartika Competition 2022 yang berlangsung di lapangan SMA Negeri 1 Sampit (Smansa) berlangsung sangat seru. Selain jadi ajang adu skill, dalam  lomba itu juga turut dihadiri suporter masing-masing tim yang bertanding, bahkan kreativitas mereka dalam mendukung timnya sangat menghibur.

Lomba ini diikuti sembilan tim terdiri dari kelompok SMA dan SLTP se-Kabupaten Kotawaringin Timur. Mereka adalah tim dari SMPN 11 Sampit, SMKN 1 Sampit, SMAN 3 Sampit, SMA Swasta IT Al Madaniyah Samuda, SMKN 1 Pulau Hanaut, SMKN 4 Sampit, SMAN 2 Sampit, SMAN 1 Cempaga dan MAN Kotim.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini berlangsung seru sekali, antusias peserta dan tim pendukung sangat tinggi. Penampilan masing-masing suporter juga sangat kreatif sekali,” ucap paniti pelaksana Siwi. UH disela kegiatan, Minggu (13/11).

Baca Juga :  Segera Datangkan LARS DHP, Targetkan Raih Paripurna Tahun Depan

Kepala SMAN 1 Sampit M. Darma Setiawan menambahkan kegiatan ini masih dalam rangkaian kegiatan HUT ke-60 SMAN 1 Sampit. Dimana kegiatan ini melibatkan sekolah baik itu SLTP dan SMA sederajat se-Kabupaten Kotawaringin Timur. Lomba ini juga perdana dilaksanakan SMAN 1 Sampit dan selanjutnya diagendakan sebagai kegiatan tahunan.

“Sebagai tuan rumah kita tidak melibatkan perwakilan sekolah sebagai peserta. Seluruh peserta yang ikut berasal dari SMP, SMA, SMK se-Kabupaten Kotawaringin. Perwakilan SMA Negeri 1 Sampit hanya tampil diajang eksebisi saja,” kata Darma Setiawan.

Dalam kegiatan ini pihak sekolah melibatkan penuh seluruh siswa dan siswi dalam kepanitian penyelenggaraan. Lewat lomba ini juga Darma berharap akan meningkatkan rasa kebersamaan dan kekompakan baik itu antarmurid, guru serta antar sesama sekolah.

“Siapapun pemenangnya ini akan menjadi kemenangan bersama. Jangan merasa kecewa karena kalah dan jangan merasa paling bagus karena sudah menang. Semuanya ini menjadi ajang membina keberasamaan dan kekompakan antarsiswa, guru dan sekolah yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur,” tegas Darma Setiawan.

Pos terkait