Mal Pelayanan Publik Sediakan Ruang Konsultasi untuk Pelaku Usaha

mal pelayanan publik
TINGKATKAN PELAYANAN: Mal Pelayanan Publik Habaring Hurung terus berbenah dengan meningkatkan pelayanan. (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya meningkatkan pelayanan pada Mal Pelayanan Publik (MPP) Habaring Hurung. Terutama pada para pelaku usaha untuk mendorong perekonomian di wilayah ini.

”DPM PTSP Kotim mendukung pengembangan pelaku usaha dengan memberikan kemudahan dalam mengurus izin berurusan. Misalnya, ada perlu rekomendasi dari Disperdagin atau perlu memvalidkan data KTP-el ke Disdukcapil tidak harus datang ke dua kantor yang berbeda, karena di MPP sudah ada dan bisa diproses,” kata Kepala Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kotim Imam Subekti, Rabu (8/2).

Bacaan Lainnya

Pelaku usaha yang ingin mengurus nomor induk berusaha (NIB), lanjutnya, tak perlu harus datang ke MPP. Pasalnya, pelayanannya sudah dilakukan secara online melalui online single submission (OSS).

”Nomor Induk Berusaha bisa diurus dari rumah, karena pendaftarannya dilakukan melalui OSS. Apabila pelaku usaha belum paham, kami sediakan ruang konsultasi, pegawai DPM PTSP akan bantu memprosesnya,” katanya.

Baca Juga :  Minta Tak Panik Sikapi PMK, Bupati Kotim Sebut Bisa Manfaatkan Sapi Lokal

Demi memberikan pelayanan yang maksimal, Mal Pelayanan Publik juga telah menggunakan unit gardu bergerak milik PLN area Palangka Raya atau biasa disebut mobil listrik multiguna berkapasitas 105 kVA. Penggunaan mobil listrik ini berbayar sebesar Rp 136 juta per bulan.

”Kami sudah mengajukan pemasangan jaringan listrik 345 kVA pada 19 Desember 2022 lalu. Sampai sekarang belum dipasang karena masih menunggu kubikel dan teknisi PLN Palangka Raya. Sementara menunggu, MPP menggunakan mobil listrik bergerak yang dibayar per bulan untuk menunjang pelayanan lebih maksimal,” ujarnya.

Setelah adanya mobil listrik multiguna yang sudah diaktifkan per 8 Februari 2023, penggunaan AC dapat dihidupkan maksimal dan lift dapat diuji coba dan akan segera difungsikan.

”Total ada 113 pendingin ruangan, tetapi yang baru dapat dihidupkan saat ini hanya 70-80 AC, karena listriknya masih belum mampu. MPP sudah dilengkapi genset berkapasitas 345 kVA, sehingga untuk lift belum dapat diuji coba dan difungsikan,” ujarnya. (hgn/ign)



Pos terkait