Melihat di Balik Layar Kantor Berita Korea Selatan Memberitakan Korea Utara

Enam Orang Kru Bergantian Update Berita Korut 24/7

terus memantau
TERUS MEMANTAU: Kepala Tim Monitoring Berita Korut Na Ki-sung (kanan) bersama salah seorang anggota tim di newsroom kantor berita Yonhap (13/5/2024). (DINDA JUWITA/JAWA POS)

Yonhap, kantor berita Korea Selatan (Korsel), punya divisi khusus yang menangani seluk-beluk berita terkait Korea Utara (Korut). Wartawan Jawa Pos Dinda Juwita yang tengah mengikuti fellowship berkesempatan melihat langsung bagaimana divisi khusus itu bekerja di Seoul.

DINDA JUWITA, Seoul-Korea Selatan | radarsampit.com

Bacaan Lainnya

PERTEMPURAN memang telah berakhir pada 1953. Namun, sampai sekarang, Korea Selatan dan Korea Utara secara teknis masih berperang.

Sebab, Korsel menolak pemisahan Korea. Seoul juga menolak meneken perjanjian damai. Tapi, dua saudara di Semenanjung Korea itu saat ini berada dalam fase gencatan senjata.

Per Januari lalu, sekitar 31 ribu warga Korut –negeri yang menutup diri dari dunia luar– membelot ke Korsel yang makmur dan Korean wave-nya mengharu biru dunia. Jumlah pembelot itu, mengutip The Guardian, berlipat tiga.

Namun, di tengah ruwetnya hubungan keduanya, media menjalankan fungsinya. Di kantor berita Korsel, Yonhap, berdiri sebuah divisi yang khusus mengurusi seluk-beluk berita Korut. Divisi itu bernama Tim Monitoring Berita Korea Utara.

Baca Juga :  Parah! 14 Ribu Hektare Hutan Kobar Terbakar 

Pada Senin (13/5/2024) pekan lalu, Jawa Pos dan beberapa media dari Indonesia yang mengikuti program fellowship bertajuk Indonesia Next Generation Journalist yang dihelat Korea Foundation dan bekerja sama dengan Foreign Policy Community Indonesia (FPCI) berkesempatan mengunjungi kantor berita yang berlokasi di Jongno-gu, Seoul, tersebut.

Biro itu terletak di newsroom yang tak terlalu besar. Ruang kerja biro itu hanya sekitar 30 meter persegi. Hampir sama dengan ukuran apartemen jenis studio di Jakarta.

Sesuai namanya, berbagai pajangan di ruangan tersebut merepresentasikan Pyongyang dan pemimpin Korut nan kontroversial, Kim Jong-un. Foto orang nomor satu di Korut itu dipasang dalam berbagai pose dan kesempatan.

Di tengah ruangan terdapat poster jumbo bergambar struktur kekuasaan Korut, lengkap dengan foto-foto pejabat berwenang. Sama seperti newsroom pada umumnya, ada beberapa monitor yang menampilkan berbagai tayangan. Tentu, lagi-lagi soal Korut.



Pos terkait