Menciptakan Lingkungan Ramah Anak dan Perempuan di Sekolah Binaan PT GSDI – GSYM

webinar astra agro lestari
PT Gunung Sejahtera Dua Indah - PT Gunung Sejahtera Yoli Makmur laksanakan Webinar Pendidikan bertema Menciptakan Lingkungan Ramah untuk Anak dan Perempuan pada Sabtu (11/6/2022) (istimewa)

PANGKALAN BUN, RadarSampit.com – PT Gunung Sejahtera Dua Indah – PT Gunung Sejahtera Yoli Makmur laksanakan Webinar Pendidikan bertema Menciptakan Lingkungan Ramah untuk Anak dan Perempuan pada Sabtu (11/6/2022)

Dua anak perusahaan PT. Astra Agro Lestari tersebut mengikutkan dua sekolah internal dan tiga sekolah negeri (ekternal) yang menjadi binaannya. Selain itu kegiatan tersebut juga diikuti oleh seluruh anak perusahaan PT AAL lainnya yang tersebar di pulau Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Rangkaian webinar pendidikan ini adalah bentuk kepedulian grup usaha PT AAL khususnya PT GSDI -GSYM di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah terhadap perlindungan perempuan dan anak-anak di lingkungan perusahaan dan Desa Ring-1 sekitar site di perusahaan masing- masing.

Kegiatan webinar kali ini dibuka langsung oleh Kegiatan webinar kali ini dibuka langsung pejabat Social Engagement Department Divisi Sustainability Head Office PT AAL Jakarta, Intan Nurcahayani yang merupakan penggerak kepedulian terhadap kaum perempuan dan anak. Total peserta webinar mencapai 200 orang yang terdiri dari Asisten CSR, Kepala Sekolah beserta Guru Internal (132 peserta) dan eksternal (68 peserta) yang berasal dari 17 anak perusahaan PT AAL.

Baca Juga :  Imbas Penutupan Angkutan Laut , Harga Cabai di Kobar Bakal Meroket
WEBINAR ASTRA
Social Engagement Department PT Astra Agro Lestari, Intan Nurcahayani saat menyampaikan sambutan pembuka webinar.

Dalam sambutan pembukanya Social Engagement Department PT Astra Agro Lestari, Intan Nurcahayani, menyampaikan bahwa program training guru kali ini masih dilakukan dengan cara webinar atau online, karena masa pandemik masih belum sepenuhnya dinyatakan selesai oleh pemerintah.

Ia juga mengatakan, selanjutnya jika pandemi ini selesai, kegiatan training semacam ini bisa dilakukan secara offline atau tatap muka, agar kegiatan training ini bisa lebih maksimal.

Pos terkait