Pada Jam Ini, Lampu Merah di Bundaran Tidar Nonaktif

bundaran tidar sampit
BEBAS HAMBATAN: Suasana Bundaran Tidar Sampit saat malam hari. (HENY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, RadarSampit.com – Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menerapkan flashing traffic light di Bundaran Tidar Jalan Tjilik Riwut. Penerapan itu dilakukan pada waktu tertentu untuk mengatasi kemacetan lalu lintas pada waktu padat.

”Traffic light di Bundaran Tidar kami terapkan flashing (berkedip, berhati-hati) mulai pukul 21.00 – 08.00 WIB. Setelah itu, traffic light akan menyala normal kembali. Ini kami lakukan karena setiap pagi terjadi penumpukan kemacetan kendaraan di titik tersebut,” kata Johny Tangkere, Senin (5/9).

Bacaan Lainnya

Pantauan Radar Sampit, perempatan traffic light di Jalan Tjilik Riwut – Tidar – Jaya Wijaya memang kerap padat, terutama pada pagi dan sore. Traffic light di titik tersebut sering kali menimbulkan antrean yang cukup panjang dan padat.

Selain itu, arah menuju Jalan Jaya Wijaya ada sejumlah sekolah, di antaranya SMK Negeri 1 Sampit, SMAN 2, dan SMAN 3 Sampit. Di sisi lain, Jalan Tidar merupakan daerah permukiman yang menjadi jalur lintasan utama permukiman warga.

Baca Juga :  Selain Pinjol, Legislator Kotim Desak Rentenir Juga Ditertibkan

”Sesuai arahan Pak Bupati Kotim traffic light di Bundaran Tidar memang perlu di-flashing pada waktu-waktu tertentu untuk meminimalisir kemacetan arus lalu lintas,” ujarnya.

Selain traffic light di Bundaran Tidar, penerapan flashing juga diterapkan di Bundaran Habaring Hurung dan perempatan Jalan MT Haryono – Kapten Mulyono. Sekitar tiga tahun lalu, Dishub Kotim mengaktifkan traffic light di perempatan Jalan Kapten Mulyono-MT Haryono yang membuat antrean mengular panjang sampai Bundaran Habaring Hurung, sehingga Dishub Kotim melakukan pengaturan ulang di jalur tersebut dengan menerapkan flashing tanda berhati-hati. (hgn/ign)

Pos terkait