Pasar Wadai di Sampit Dibuka Awal Ramadan

Tenda Pasar Ramadan yang sudah terpasang dan siap diisi oleh para pedagang, Selasa (21/3).(yuni/radarsampit)
Tenda Pasar Ramadan yang sudah terpasang dan siap diisi oleh para pedagang, Selasa (21/3).(yuni/radarsampit)

SAMPIT, RadarSampit.com-Pasar Wadai atau Pasar Ramadan yang biasanya hadir selama satu bulan penuh di bulan Ramadan, rencananya akan dibuka di hari pertama puasa yang diperkirakan jatuh pada Kamis (23/3) hari ini.

Pembukaan Pasar Ramadan yang berlokasi di kawasan Taman Kota Sampit, tepatnya persis di depan Pasar Eks Mentaya rencananya akan dilakukan langsung oleh Bupati Kotim Halikinnor.

Bacaan Lainnya

“Pembukaan dilakukan di hari pertama puasa, rencananya akan dibuka secara resmi oleh Bupati Kotim,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kotim Zulhaidir.

Puluhan tenda yang nantinya diisi oleh para pedagang pun sudah mulai didirikan sejak Selasa (21/3) . Zulhaidir beserta jajaran bahkan turun langsung untuk mengecek pemasangan tenda berwarna putih dengan ukuran 3×3 itu.

“Sebanyak 30 tenda sudah didirikan, satu tenda diisi oleh dua orang pedagang,” ucapnya.

Guna mensukseskan Pasar Ramadan1444 Hijriah, Pemkab Kotim melalui Disperdagin setempat menyediakan sekitar 30 tenda lengkap dengan meja secara gratis untuk ditempati. “Untuk bisa menempati tenda tidak dipungut biaya. Namun pedagang harus mendaftar lebih dulu ke Disperdagin,” terang Zulhaidir.

Baca Juga :  DUH!!! Koruptor Jadi PNS di Kalteng Punya Rekam Kinerja Buruk, Pernah Diprotes Soal Ini

Dipaparkannya, sementara yang sudah mendaftar untuk berjualan di Pasar Ramadan itu berjumlah sekitar 60 pedagang. Kalaupun ada warga yang berminat untuk berjualan di pasar itu, pihaknya berupaya untuk menambah tenda jika memang diperlukan.

Gelaran Pasar Ramadan 2023 ini sendiri disambut baik oleh masyarakat, seperti yang disampaikan Aira, warga Baamang. Menurutnya, selain untuk mengobati kerinduan suasana bulan puasa yang meriah, juga memudahkan pekerja seperti dirinya yang sering kali tidak sempat memasak untuk berbuka puasa.

“Kadang tidak sempat masak untuk buka puasa, ada Pasar Ramadan ini jadi lebih praktis, masakannya juga beragam, mencari takjil juga biasanya banyak di Pasar Ramadan,” ucapnya.

Pasar Ramadan atau yang biasa oleh warga Kotim disebut Pasar Wadai itu, bakal menjadi pusat kuliner bagi mereka yang berburu hidangan buka puasa. Aneka makanan dan minum diperjualbelikan, mulai dari masakan tradisional, takjil, hingga makanan yang sedang tren di Kota Sampit. (yn/gus)

Pos terkait