Abdul Razak Berpeluang Besar Menang Pilgub

Yurikus Dimang
Yurikus Dimang

PALANGKA RAYA, RadarSampit.com-DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah (Kalteng) telah memastikan akan mengusung Abdul Razak untuk maju pada Pilkada 2024 sebagai Calon Gubernur (Cagub) Kalteng.

Menanggapi hal tersebut, salah satu pengamat politik di Kalteng Yurikus Dimang menilai, calon tersebut memiliki peluang yang sangat besar untuk memenangkan Pilkada. Apalagi menurutnya, selama ini Golkar memiliki tradisi dan pengalaman dalam menghadirkan figur calon kepala daerah yang berpengalaman dan disukai masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Saya pikir ketika Golkar mengusung Abdul Razak, maka peluangnya sangat besar. Apalagi keputusan ini diambil berdasarkan keinginan masyarakat yang mengharapkan Abdul Razak maju,” katanya, Rabu (22/3)

Diakui Yurikus, saat ini ada figure lain yang disebut-sebut akan menjadi pesaing. Namun demikian menurutnya hal tersebut tidak memberatkan bagi Golkar, karena dari segi penilaian dan peluang keterpilihan Abdul Razak lebih besar.

Baca Juga :  Tumpuk Batu Bara di Kawasan Hutan, Direktur PT MT Ditetapkan Tersangka 

“Tidak akan menjadi pesaing berat Abdul Razak, karena dari segi popularitas dan elektabilitas, ya tentunya Abdul Razak lebih tinggi,” ucapnya.

Disinggung mengenai adanya hasil survei nama lain lebih tinggi, Yurikus menyatakan bahwa hal tersebut  sangat diragukan dan tidak bisa dijadikan patokan. “Hasil survei harus dilakukan oleh lembaga resmi dan hasil survei yang dilontarkan  itu tidak jelas, karena tidak menyebutkan lembaga yang melakukannya dan terkesan asal berbicara,” ucapnya.

Saat ini lanjutnya, hanya Partai Golkar yang sudah menyatakan siapa figur yang akan dicalonkan. Sementara itu partai politik lainnya belum ada satupun mengajukan figurnya.

Yurikus menambahkan, tidak sekadar asal bicara, peluang keterpilihan Abdul Razak dapat dilihat dari dukungan berbagai pihak belakang ini. Mulai dari mantan kepala daerah, politikus, tokoh perempuan, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, hingga beberapa organsiasi keagamaan.

“Dukungan-dukungan seperti inikan tandanya popularitas dan peluang keterpilihan itu besar. Jadi kalau ada yang menyatakan survei Abdul Razak rendah, ya itu tidak benar,” tandasnya.(sho/gus)



Pos terkait