Polisi Belum Bisa Lacak Pembunuh Pengamen Wanita di Taman Kota Sampit

evakuasi jenazah pengamen
GEGER: Petugas PMI dan kepolisian saat mengevakuasi jenazah pengamen wanita yang ditemukan tewas di Taman Kota Sampit, Jumat (30/9) lalu. (Dok.FAHRY/RADAR SAMPIT)

SAMPIT, radarsampit.com – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Ketapang telah memeriksa tujuh orang saksi terkait tewasnya seorang pengamen wanita, Lina alias Enjel (22), di kawasan Taman Kota Sampit beberapa waktu lalu.

Kapolsek Ketapang AKP Riza Fazrul Wahyudi mengatakan, meski sudah memeriksa para saksi, pihaknya belum menemukan hasil yang mengarah ke pelaku.

Bacaan Lainnya

”Sejauh ini kami belum bisa menyimpulkan siapa pelaku yang membunuh korban (Enjel, Red). Maka dari itu, kasus ini masih kami dalami,” kata Riza, Kamis (27/10).

Riza menambahkan, pihaknya menanggapi serius dugaan kasus pembunuhan tersebut. Untuk itu, keluarga korban diminta bersabar sampai kasus benar-benar terungkap.

”Sampai saat ini proses penyelidikan masih berjalan. Anggota masih di lapangan,” katanya.

Riza tak membantah adanya kendala dalam proses penyelidikan. Sampai saat ini, pihaknya belum memegang alat bukti terkait tewasnya Enjel karena dibunuh.

Baca Juga :  Pembangunan Pabrik Es di Kotim Perlu Rp 3 Miliar, Begini Skema Pembiayaannya

”Kendalanya sampai saat ini belum ada bukti ataupun petunjuk mengarah korban tewas karena dianiaya,” katanya.

Sebelumnya, warga yang berada di seputaran Taman Kota Sampit, dibuat heboh dengan penemuan jenazah Enjel, Jumat (30/9). Mayatnya ditemukan seorang pria yang hendak mengantarkan makanan untuknya. Saat dipanggil, korban tak menyahut. Ketika diperiksa, wanita malang itu sudah tiada dengan kondisi penuh luka dari kepala hingga dada. (sir/ign)

Pos terkait